Seriusi Penanganan Stunting, Rattu Ajak Semua Pihak Berkolaborasi

Kadis Kesehatan Kabupaten Minahasa, dr. Oliviane I. Rattu. (Foto: Rusmin Hasan)

Editor : Maher Kambey 

Pewarta : Rusmin Hasan 

 

TONDANO (Gawai.co) – Penanganan stunting atau gizi buruk terhadap anak di Kabupaten Minahasa terus diseriusi Dinas Kesehatan.

Kadis Kesehatan Kabupaten Minahasa, dr. Oliviane I. Rattu, mengatakan bahwa dirinya berharap kepada dinas terkait baik itu Dinas BPMD, B2KB dan semua elemen tentang percepatan penurunan stunting sesuai tupoksi masing-masing.

“Untuk dinas Kesehatan sendiri mengintervensi tentang status stunting bayi,” ucap dr. Olviane ketika diwawancarai, Selasa (30/08/2022).

Dia menambahkan, tahun ini ada program dari Kementrian Kesehatan khususnya di Provinsi Sulawesi Utara untuk semua kabupaten/kota termasuk Minahasa untuk pendataan tentang status gizi masyarakat.

“Kita mendapat lokasi di 78 titik, untuk di Minahasa ada 8 enamenator yang akan turun di setiap desa dan keluruhan sesuai arahan Kementrian Kesehatan dalam rangka melakukan pencegahan pada bayi yang terkena gizi buruk,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, permasalahan stunting disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang cukup lama. Menurutnya hal tersebut harus ditangani sejak dini, dan dinas kesehatan sangat serius untuk penurunan status stanting di Minahasa.

Dirinya pun mengajak semua pihak untuk berkolaborasi guna percepatan penurunan stunting di Minahasa.

“Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia, termasuk anak di Minahasa dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal. Disertai kemampuan emosional, sosial dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global,” tegasnya. (Rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *