HUT -19 Boltara : Ribuan Peserta Karnaval Budaya Nusantara Padati LKB

kemeriahan Karnaval Budaya memperingati Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), memadati Lapangan Kembar Boroko, Selasa (19/5/2026). 

Pewarta: Rendi Pontoh

BOLTARA (Gawai.co) — Lautan manusia dengan balutan pakaian adat Nusantara dalam kemeriahan Karnaval Budaya memperingati Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), memadati Lapangan Kembar Boroko, Selasa (19/5/2026).

Kemeriahan Karnaval Budaya ini memperingati Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Ribuan peserta dilepas langsung oleh Bupati Boltara Sirajudin Lasena bersama Wakil Bupati, disambut antusias masyarakat yang memadati sepanjang jalur karnaval

Karnaval budaya tersebut diikuti siswa-siswi tingkat SD, SMP, SMA, para guru, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mewakili seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara.

Beragam pakaian adat dari berbagai daerah tampil mencuri perhatian. Mulai dari busana adat Gorontalo, Mongondow, Minahasa, Sangihe, Bali hingga Jawa berpadu dalam satu parade budaya yang menggambarkan keberagaman masyarakat Boltara.

Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menegaskan bahwa karnaval budaya bukan sekadar agenda seremonial untuk memeriahkan HUT daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata penghormatan terhadap adat dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

“Karnaval budaya ini bukan hanya kegiatan untuk meriahkan HUT. Ini diselenggarakan karena kita hidup di daerah yang menjunjung tinggi adat dan kebudayaan,” ujar Sirajudin.

Ia mengatakan, esensi utama dari karnaval budaya adalah memperlihatkan kekayaan ragam budaya yang ada di daerah. Keberagaman itu, kata dia, menjadi simbol persatuan masyarakat Boltara yang hidup berdampingan dalam harmoni.

“Saat ini kita telah membuktikan bahwa adat dan budaya tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Ada budaya Bali, Gorontalo, Mongondow, Sangihe, Minahasa hingga Jawa yang tampil bersama dalam semangat persaudaraan,” tambahnya.

Suasana semakin semarak ketika peserta berjalan mengelilingi kawasan Boroko dengan iringan marching band dari MTS Kaidipang. Warga yang hadir tampak antusias mengabadikan momen parade yang penuh warna tersebut.

Karnaval budaya HUT ke-19 Boltara itu sekaligus menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya Nusantara di tengah perkembangan zaman.

(rp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *