Maurits Mantiri Serahkan Bantuan PKH Secara Simbolis Kepada 340 KPM di Kota Bitung

Walikota Bitung saat menyerahkan bantuan PKH kepada perwakilan 340 KPM. (Doc.Foto: Gawai.co)

BITUNG (Gawai.co) – Walikota Bitung Maurits Mantiri, menyerahkan secara simbolis bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang digelar di tribun kantor Walikota Bitung.

Dalam sambutan Walikota Bitung, kepada perwakilan KPM, yang menerima bantuan PKH agar supaya dapat dipergunakan dan dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Harapannya kepada seluruh penerima KPM melalui PKH KKS, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan harapannya dapat menjadikan berkat bagi kita semua” ungkap Maurtis. Senin (26/07).

Menurut, Walikota Bitung sebagai penerima bantuan PKH dapat memahami akan KPM Keluarga, dimana menurutnya ada beberapa masyarakat yang salah mengerti akan mekanisme penyaluran dari bantuan ini.

Seperti informasi yang sempat beredar, yang mempertanyakan apabila nama dari penerima bantuan sudah meninggal dunia maka sudah tidak berhak lagi menerima.

“Saya kira itu keliru! karna ini adalah KPM Keluarga, maka yang berhak menerima bantuan tersebut, apabila nama yang tertera di KPM telah tutup usia atau meninggal dunia, maka salah satu dari anggota Keluarganya berhak menerima akan bantuan tersebut” bebernya.

Sementara itu, menurut Koordinator PKH Kota Bitung, Marshall R J Karundeng, saat ditemui awak media disela-sela penerimaan bantuan secara simbolis dalam program PKH di Kota Bitung, menyampaikan akan progres pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut.

“Saat ini ada sebanyak 340 KPM yang menerima, namun untuk total keselurahan di Kota Bitung sudah mencapai di angka 6.200 KPM” ungkap Marshall

Seraya menambahkan, “Dan untuk mekanisme pembayarannya kami menggunakan empat tahap dalam setahun” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan, dihadiri oleh Pimpinan Cabang BRI Bitung Bapak Denny Setiawan, Asisten I Pemkot Bitung, Julius Ondang, Kadis Sosial, Give Mose, Kadis PUPR, Rudy Theno dan Koordinator PKH Sulawesi Utara, Noldy Mangerongkonda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *