Begini Kata Jurnalis ini Soal Perempuan di Era Digital

Lisa Oktaviani. (Foto: Istimewa)

Editor: Maher Kambey

Penulis: Michelle de Jonker

MANADO (Gawai.co) – Bicara soal perempuan pada zaman ini, tak lepas dari peran teknologi yang berperan dalam keberlangsungan hidup.

“Anak-anak muda, khususnya perempuan harus banyak mendapatkan pelatihan yang diberikan oleh pemerintah bersama instansi terkait dalam memanfaatkan platform digital untuk bekal ilmu, baik untuk membangun usaha atau, apapun yang dapat menghasilkan, dari segi pendapatan ekonomi maupun sisi positif lainnya,” kata perempuan bernama lengkap Lisa Oktaviani ini.

Perempuan yang bekerja sebagai seorang reporter di salah satu televisi swasta ini menuturkan, zaman sekarang, ada banyak remaja perempuan yang terlibat kasus prostitusi akibat salah pergaulan, gaya hidup dan paling banyak karena faktor ekonomi.

“Inilah peran media, memberitakan bukan hanya dari sisi perempuannya saja, atau kasus prostitusinya tapi juga harus memeberitakan siapa sindikatnya,” ujar perempuan kelahiran Aceh 19 Oktober 1992 ini.

Saat ditemui di sela-sela kesibukannya dalam liputan di acara W20 berlokasi di Likupang, perempuan berkulit eksotis ini mengaku, dirinya selalu memegang prinsip bahwa wanita hebat dapat mengguncang dunia.

“Memang benar adanya kalau di sini salah satu surga untuk memanjakan mata & lidah dari segi kuliner serta budaya dan alam, pantas saja pemerintah memilih Likupang sebagai Daerah Super Prioritas (DSP),” katanya saat diwawancarai, Selasa (15/2/2022).

Menurutnya, sebelum dijadikan DSP dan dilanda pandemi, ada banyak wisatawan lokal serta mancanegara yang sering berkunjung ke Sulut untuk berlibur. Hal tersebut disebabkan potensi wisata di Nyiur Melambai yang memang luar biasa.

“Semoga dengan adanya G20 dan W20 ini, masyarakat dunia bisa semakin mengenal Indonesia dan potensi wisata lainnya bahkan mereka harus mencoba berwisata ke sini,” pungkasnya. (MdJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *