Manado  

Pimpin DPD KNPI Sulut, Amas Mahmud Siap Gelar Musda

Amas Mahmud Ketua Karateker DPD KNPI Sulut. (Foto: Istimewa)

Pewarta: Rusmin Hasan
MANADO (Gawai.co) – Restrukturisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berjalan dinamis. Termasuk di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dimana Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk merubah komposisi struktur Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Sulut.

Hasilnya, berdasarkan SK DPP KNPI Nomor : 003/DPP KNPI/VIII/2022, tanggal 1 Agustus 2022, Amas Mahmud, S.IP, ditunjuk sebagai Ketua Karetaker DPD KNPI Sulut. Bung Amas, begitu jebolan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Sosial (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ini akrab disapa, saat diwawancarai media ini mengatakan akan siap actian.

“Tentu ini amanah organisatoris yang harus saya jalankan dengan penuh tanggungjawab. DPP KNPI setelah melakukan Pleno 1, menetapkan saya untuk mengemban tugas sebagai Ketua Karetaker DPD KNPI Sulawesi Utara. Targetnya adalah melaksanakan Musyawarah Daerah atau Musda. Dalam waktu dekat, kita bergerak untuk itu,” ujar Bung Amas.

Pria yang dikenal sebagai pendiri organisasi jurnalis online Manado (Jarod), itu mengaku telah melakukan komunikasi dengan para Ketua-Ketua DPD Provinsi Sulut terdahulu untuk melancarkan proses Musda yang akan digelar. Pentolan HMI Cabang Manado ini berharap semua elemen pemuda di Sulut berkolaborasi menyukseskan agenda kepemudaan tersebut.

“Tentu komunikasi ke para senior, terlebih Ketua-Ketua terdahulu telah saya lakukan. Sowan dan kita akan jumpa untuk bersilaturahmi, meminta arahan untuk kerja konkrit demi kepentingan pemuda Sulut. Saya berharap, sekaligus mengajak komponen pemuda di Sulawesi Utara untuk satu padu, bahu-membahu kita konsolidasikan KNPI di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Sulut guna suksesnya Musda,” kata Bung Amas yang juga deklarator Forum Peduli Nusantara (FPN) di tahun 2014 ini

Tidak sekedar ajakan agar melahirkan gerakan yang hamonis. Bung Amas juga menilai menurunnya gerakan kepemudaan di Sulut beberapa tahun terakhir juga menurutnya perlu dibangkitkan lagi. Bagi Amas, dalam membangun gerakan kepemudaan harus ada pemantik dan kesadaran kolektif untuk melakukan perubahan.

“Realistis saja, beberapa tahun terakhir gerakan kepemudaan di Sulawesi Utara yang diprakarsai KNPI mulai redup. Tidak lagi meriah dan intens seperti dahulu. Ini otokritik kita bersama, bahkan situasi kekakuan, kebekuan ini harus digerakkan. Dicairkan dengan aneka kegiatan yang konstruktif. Saya menilai selain kehilangan tema-tema besar yang dibicarakan, kita rasanya tidak memiliki pemantik untuk bangkit bersama. Mau bekerja secara kolektif, ayo kita tumbuhkan lagi spirit itu,” tutur Bung Amas tegas.

Lanjut Bung Amas mengatakan bahwa dirinya sedang menyiapkan komposisi struktur karetaker DPD KNPI Sulut. Aktivis yang juga pegiat literasi itu membocorkan terkait pelibatan dan keterlibatan aktivis muda yang akan masuk dalam jajaran kepenguris karetaker KNPI Sulut akan merepresentasikan seluruh kalangan pemuda di daerah ini.

“Saya sedang menyiapkan komposisi struktur karetaker DPD KNPI Sulut, insya Allah akan mengakomodasi seluruh entitas pemuda Sulut. Tanpa bertendensi mendiskriminasi satu dua pihak. Prinsipnya KNPI Sulut kali ini harus menjadi warna pluralitas di Sulut. Kita bekerja sinergi untuk lahirnya harmonisasi gerakan KNPI untuk rakyat,” tutur Bung Amas.

Untuk diketahui, berdasarkan SK yang ditandatangani Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, SH, dan Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Gandung Rafiul Nurul Huda, menjelaskan tentang penunjukan Bung Amas sebagai Ketua Karetaker DPD KNPI Sulut. Dan dirinya diminta untuk membentuk atau menyusun kepengurusan karetaker DPD KNPI Sulut. (Rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.