Manado  

Pelayanan “Siloam At Home” Darurat Melayani Tanpa KIS dan BPJS

Sosialisasi pelayanan 'Siloam At Home di Gedung Siloam Hospital Paal Dua lantai 2 Kamis (12/5/2022). (Foto: Michelle De Jonker)

Editor/Pewarta: Michelle De Jonker

MANADO (Gawai.co) – Prinsip Siloam hadir lebih dekat untuk masyarakat. Salah satu program pelayanan unggul Siloam Paal Dua adalah “Siloam At Home” dengan pelayanan medis langsung ke rumah pasien berkebutuhan khusus atau alami keluhan riwayat penyakit dalam dan pertolongan darurat.

Pelayanan ini berlaku untuk semua kalangan tanpa terkecuali. Sosialisasi ini disampaikan di Gedung Siloam Hospital Paal Dua lantai 2 pagi tadi, Kamis (12/5/2022).

“Sosialisasi pelayanan ‘Siloam At Home’ juga¬† membuka pelayanan konsultasi dokter umum atau spesialis, tenaga medis akan langsung menuju ke rumah pasien segera mungkin setelah menerima informasi atau laporan kondisi Pasien,” Kata dr.Paulina Kasih, M.Kes Direktur RS.Siloam Paal Dua.

Pernyataan yang paling menggugah hati dari dr.Paulaina Kasih pada saat konferensi pers berlangsung, Siloam melayani setiap kalangan bahkan hingga plosok sekalipun prinsip mengutamakan kemanusiaan menjadi prioritas Siloam Hospital Paal dua.

“Kami siap melayani semua kalangan, sampai ke pelosok sekalipun, kami akan melayani pasien yang membutuhkan pertolongan hingga langsung ke rumahnya, jangan dulu memikirkan soal biaya-biaya terlebih dahulu, sekalipun masyarakat kelas menengah yang tidak memiliki kartu Indonesia sehat (KIS) dan BPJS sekalipun kami siap bantu melayani untuk kesehatan masyarakat,” katanya.

Tak hanya itu, menurutnya Pelayanan BPJS tipe C (Pasien rujukan dari Puskesmas) di Rumah sakit Siloam Paal dua sudah dilakukan sejak tahun lalu. Siloam Hospitals Group tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 41 Rumah Sakit.

Pelayanan rawat jalan dan rawat inap tersedia 100 tempat tidur, dengan pelayanan 10 poli termasuk poli Gigi dan Poli Mata. “Rumah Sakit Siloam Paal dua sudah terlatih melakukan pelayanan emergency yang diawali pada saat wabah covid19 mewabah, sehingga banyak isu yang menjatuhkan nama baik Rumah sakit ini disebut sebagai sarang Covid19”, Ujar dr.Paulina Kasih.

Sudah dua tahun lebih pelayanan Pasien terkonfirmasi positif Covid19 di Siloam Paal dua, rumah sakit ini dipilih menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid berdasarkan SK Gubernur sejak 18 April 2020, saat berlangsung proses persetujuan pelayanan program BPJS.

Keuntungan lain berobat di Rs Siloam Paal Dua yaitu berada ditengah kota, berada di depan jalan raya, lokasi strategis. Kekurangannya adalah minimnya penghijauan namun pihak Rumah sakit meyakinkan segera mungkin membuat taman mini dihalaman depan Rumah sakit.

Pelayanan umum lainnya selalu tersedia seperti Medikal Cek-up, ruangan Inap kelas 1,2, 3 dengan biaya 250rb per malam diluar pasien BPJS, menyiapkan 100 tempat tidur, ruang VIP, ruang ICU, Instalasi Gawat Darurat (50% diperuntukan untuk pasien Covid dan 50 % Pasien non Covid).

Jangan kuatir pengolahan limbah di Rs Siloam Paal dua menggunakan cara kimia dan sampah lainnya diolah bekerjasama dengan pihak ketiga atau petugas sampah.

“Pemberlakuan khusus untuk Pasien BPJS jika dalam jangka 2-3 hari kondisi pasien sudah sembuh pasti akan dipulangkan”, Pungkas dr.Pauilina Kasih.

Rumah sakit ini juga bersedia menangani kasus darurat seperti bedah ringan, namun jika sudah terjadi patah tulang harus pasien harus segera dirujuk ke RS Siloam Manado atau RS Prof Kandouw, Peralatan lengkap CT scan/Radiology, Fisioteraphy lengkap di Siloam Paal dua. (Mdj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.