Rumah Milik Warga Siniyung Hangus Terbakar, Pemkab Diminta Sediakan Mobil Damkar, Binol: Tahun Depan Satu Unit Dipastikan Standby di Wilayah Dumoga

Tampak Upaya Warga Memadamkan Api Kebakaran Rumah Milik Warga Desa Siniyung, Kecamatan Dumoga. (Foto: Istimewa)

 

Editor/Pewarta: Indra S. S. Ketangrejo
BOLMONG (Gawai.co) – Satu rumah milik warga Desa Siniyung, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) hangus terbakar, Rabu (21/12/2022).

Musibah kebakaran rumah yang diketahui milik keluarga Tapangkai – Rorong itu, terjadi sekira Pukul 16:30 WITA. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, seluruh bangunan rumah dilahap ‘si jago merah” hingga rata tanah.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab kebakaran rumah tersebut. Diketahui, saat ini masih dalam proses laporan dan penyelidikan pihak kepolisan.

Akibat kejadian itu, diperkirakan korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Tak ada satupun isi dalam rumah yang terselamatkan, semuanya terbakar bersama satu unit kendaraan roda empat.

Terpantau, upaya warga Desa Siniyung melakukan pertolongan pertama dengan perlengkapan seadanya tak mampu memadamkan besarnya nyala api itu.

Setelah mendapat laporan, Pemkab Bolmong melalui SatpolPP dan Damkar Bolmong langsung gerak cepat menuju lokasi kejadian.

Sayangnya jarak dari Ibu Kota Lolak menuju Kecamatan Dumoga cukup jauh dan membutuhkan waktu kurang lebih 1.5 jam perjalan. Upaya itu pun gagal, 15 menit lagi sampai, petugas Damkar mendapat laporan api sudah padam.

Frengky Tapangkai pemilik rumah terbakar itu pun, menulis masukan kepada Pemkab Bolmong agar bisa menyediakan Mobil Damkar di wulayah Dumoga. Apalagi, kejadian seperti ini bukan kali ini terjadi.

Assalamualaikum Syallom,
Hari ini Rumah kami terbakar, habis rata tanah semua didalamnya, bersyukur tidak ada korban jiwa. terima kasih buat semua yg turut membantu kami. Kesempatan ini saya memberi masukan kepada Pemerintah Kab Bolaang Mongondow, Mohon menaruh unit Damkar di dataran Dumoga, karna kami jauh dari ibukota lolak, cukuplah kami yang mengalami ini.

Terimakasih sudah mengirim unit damkar lewat laporan warga, tapi jauhnya jarak lolak dumoga akhirnya rumah kami harus hangus dulu, sehingga unit damkar hanya sampai pusian dan kembali ke lolak…

Lepas dari apapun pemicu kebakaran yg saat ini masih dalam proses laporan kepolisan, yg pasti mohon ada unit Damkar di dataran Dumoga, supaya kejadian kebakaran cepat di tanggulangi

Semoga kejadian ini tidak terulang… ūüôŹ

Demikian tulis Frengky Tapangkai di akun Facebooknya.

Tak hanya itu, warga Desa Siniyung, Elsje Singal pun juga turut mengusulkan, kalau boleh Pemerintah menyiapkan unit kendaraan Damkar di Kecamatan Dumoga. “Agar supaya kejadian serupa, dapat di atasi dengan cepat,” katanya.

Dihubungi Gawai.co, Kepala SatpolPP dan Damkar Bolmong Zulfadhli Binol menjelaskan, setelah mendapat laporan atas kejadian itu, pihaknya berusaha maksimal dan gerak cepat menuju lokasi dengan menurunkan personil dua Mobil Damkar.

“Tapi karena jaraknya cukup jauh, sampai di Desa Pusian terinformasi api sudah Padam. Jadi, personil dan Mobil Damkar kembali diarahkan ke Lolak,” katanya.

Dirinya menjelaskan, pihaknya selalu berupaya maksimal ketika ada kejadian seperti ini. “Jumlah Mobil Damkar saat ini yang tersedia baru tiga unit. Dan untuk melayani wilayah Kabupaten Bolmong yang sangat luas kami tetap berupaya semaksimal mungkin,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya sudah merencanakan adanya kerja sama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dan Pemerintah Kota Kotamobagu terkait penanganan bersama kedepan.

Sehingga kata dia, untuk wilayah Kecamatan Poigar akan terbantukan dari Minsel dan untuk wilayah Kecamatan Passi bersatu dan Lolayan bisa terbantukan dengan armada Damkar kota Kotamobagu. Sementara satu unit akan melayani Kecamatan Dumoga Bersatu, dan satu unit lagi akan melayani bagian Pantura (Kecamatan Lolak dan Sangtombolang).

“Januari tahun depan, dipastikan satu unit Mobil Damkar standby di wilayah Kecamatan Dumoga bersatu tepatnya di Desa Modomang. Standby di kantor Kecamatan. Dan kami terus berupaya untuk menambah armada Damkar kedepannya,” jelas Binol.

Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Satpol PP dan Damkar menyampaikan turut prihatin atas kejadian yang menimpah warga dengan adanya kebakaran rumah ini. “Kiranya, korban diberikan kesabaran, kekuatan dari Tuhan yang Maha Esa,” tutupnya. (Ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *