Dibuka Sekda, Diskominfo Bolmong Gelar Sosialisasi dan Bimtek Implementasi TTE Tersertifikasi BSSN

Sekda Mewakili Pj Bupati Ir Limi Mokodompit MM Membuka Sosialisasi dan Bimtek Implementasi TTE Tersertifikasi BSSN. (Foto: Istimewa)

 

Editor/Pewarta: Indra S. S. Ketangrejo
BOLMONG (Gawai.co) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bolmong menggelar sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi BSSN dalam rangka penatalaksanaan dan pengawasan E-Government, Rabu (31/8/2022).

Kegiatan yang digelar di Aula pertemuan, Kantor Bupati Bolmong tersebut, dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang dan diikuti oleh seluruh kepala OPD dan Operator di 32 SKPD yang ada.

Mewakili Pj Bupati Ir Limi Mokodompit MM, Sekda Tahlis dalam penyampaiannya mengatakan, TTE sebelumnya telah diinisiasi sejak tahun 2020 lalu saat pandemi covid-19 karena terjadi pembatasan, mulai dari kontak fisik dan sebagainya.

“Jadi untuk Bolmong bermula dari itu, sehingga bagaimana supaya tidak ada kontak fisik, kita mengusulkan waktu itu untuk proses sertifikasi melalui tanda tangan elektronik,” kata Tahlis.

Kata Tahlis, tanda tangan digital memiliki fungsi dan tujuan yang sama dengan tanda tangan konvensional yaitu untuk membuktikan keaslian dan keabsahan dari sebuah dokumen.

Selain itu, tanda tangan elektronik ini juga merupakan salah satu tuntutan di dalam E-Gov atau pemerintahan yang berbasis elektronik. “Semuanya serba elektronik, bahkan bisa jadi sepuluh atau dua puluh tahun kedepan semua pekerjaan itu sudah berbasis elektronik, karena kemajuan tekhnologi,” terang Tahlis

Kebijakan pemerintah pula untuk tahun depan saat ini tengah dirancang yakni Non Papperless, jadi semua terkait surat menyurat sudah tidak lagi menggunakan kertas.

“Jadi nanti secara otomatis biaya ATK sudah tidak sama lagi dengan RKA tahun 2022 ini. Mungkin ATK masih dibutuhkan tapi yang sifatnya insidentil yang memang tidak bisa digantikan secara elektronik,” jelasnya.

Menurutnya kemajuan teknologi sudah semakin berkembang, dan di instansi pemerintahan juga tidak boleh terlambat. Terkadang kata Tahlis, pekerjaan di setiap instansi itu terlambat dikarenakan persoalan tanda tangan, makannya ini menjadi salah satu pertimbangan.

“Biasanya ada hal yang sangat prinsip yang mungkin harus ditandatangani orang yang bersangkutan, sementara orang itu tidak berada di tempat, akhirnya pekerjaan mandeg. Nah dengan dikeluarkannya sertifikasi tanda tangan ini tidka akan menjadi halangan lagi,” kata Tahlis.

Lanjut Tahlis, tanda tangan elektronik nantinya bakal berbentuk barcode, dan masing-masing Pejabat akan mempunyai password sendiri, jadi identitas, keutuhan dan keotentikan tanda tangan terjamin. Lebih enaknya lagi manfaatnya, keamanan dan kontrol terhadap cyber crime karena setiap barcode yang dimiliki per orang itu berbeda.

“Kecuali kalau ada yang memberikan password itu kepada staf dan disalahgunakan, tapi kalau ada yang ingin melakukan hack, maka ini susah, jadi secara otomatis dengan berlakunya tanda tangan elektronik ini tidak ada lagi batas antara tugas luar dengan penandatangan dokumen yang ada di daerah, dan lebih autentik dan anti penyangkalan,” tandas Tahlis.

Sementara itu, Kadis Kominfo Bolmong Ma’rief Mokodompit mengatakan, tanda tangan elektronik ini adalah solusi bagi para pimpinan SKPD untuk mempercepat proses birokrasi.

“Seumpama pimpinan berada di luar kota dan berkas yang berada d kantor tidak bisa ditindaklanjuti oleh pimpinan karena kondisi jarak. TTE inilah yang akan mempercepat kerja birokrasi pimpinan seandainya pimpinan SKPD berada di luar kota,” terang Marief.

Dalam penerapan TTE ini, Diskominfo Bolmong juga menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui Balai Sertifikat Elektronik (BSRE). Ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kekuatan hukum seperti halnya dengan tanda tangan basah.

Penerapan TTE ini merupakan wujud dari tata kelola pemerintahan yang memanfaatkan sistem elektronik, yang dapat mempermudah penyelenggaraan pemerintahan, cepat, serta sesuai dengan perencanaan. (Ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *