Bitung  

Support Indeks Literasi Daerah Sulut, Roadshow Perpustakaan Berakhir di Kota Bitung

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulut, Arsipan Nani bersama Bunda Literasi Kota Bitung, Ny Rita Mantiri Tangkudung. (doc.foto: Gawai.co)

Editor/Pewarta: Alfondswodi

BITUNG (Gawai.co) – Jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, memilih Kota Bitung sebagai, destinasi terakhir di program Roadshow Perpustakaan dan Kearsipan tahun 2022. Selasa (24/5/2022).

Diketahui program Roadshow tersebut, diawali di Kota Manado dan kemudian bergerak ke Kota Tomohon setelah itu ke Tondano dan Minahasa Utara yang kemudian berakhir di Kota Bitung.

Selain itu, Roadshow tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulut, Arsipan Nani yang diikuti oleh hampir Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/Kota se-Sulut bersama dengan jajarannya.

Setelah tiba di Kota Bitung, rombongan Roadshow Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara di Kota Bitung, didampingi Plh Sekertaris Daerah Kota Bitung, Forsman Dandel dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkot Bitung, Hendrik Sakul serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkot Bitung, Eugenia Mantiri, Bunda Literasi Kota Bitung, Ny Rita Mantiri Tangkudung menerima rombongan di Tribun Kantor Walikota Bitung.

Dalam sambutannya, Bunda Literasi Kota Bitung, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, yang telah menjadikan Kota Bitung sebagai salah satu daerah tujuan pelaksanaan program Roadshow.

“Semoga dengan adanya kegiatan roadshow ini, makin menumbuhkan minat baca bagi masyarakat di daerah yang disinggahi, termasuk Kota Bitung,” kata istri Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulut, Arsipan Nani dalam sambutannya menyampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral Negara melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia.

“Seperti apa yang telah tertuang dalam UUD 45 alinea ke-empat yang berbunyi ‘Melindungi Bangsa Indonesia, Memajukan Kesejahteraan Umum dan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa’. Ini adalah salah satu dari tugas dan tanggung jawab Dinas Perpustakaan seperti yang diamanatkan oleh UUD 45,” katanya.

Selain itu, kata Arsipan pentingnya mendorong budaya membaca dimana budaya ini sebuah keharusan dan kewajiban untuk mempersiapkan diri untuk mengupgrade potensi masing-masing. Agar pendidikan masa kini dan masa akan datang akan terjawab.

“Khusus Kota Bitung, saya titipkan kepada Bunda Literasi dan Pak Sekda. Kami memilih Kota Bitung sebagai lokasi finish Roadshow, karena Kota Bitung menjadi pioneer peningkatan index literasi di Provinsi Sulut,” kata Arsipan.

Hal senada di Kalimantan Plh Sekertaris Daerah Kota Bitung, saat membacakan sambutan Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulut yang boleh menggagas agenda Roadshow dan berakhir di Kota Bitung.

Kiranya, kata dia, agenda roadshow dapat menjadi agenda rutin dalam rangka mempromosikan dan memaksimalkan agenda transformasi digital perpustakaan dan kearsipan di Bumi Nyiur Melambai.

“Perpustakaan dituntut untuk mengambil peran utama dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang memiliki kemampuan adaptasi teknologi,” kata Forsman saat mengutip kalimat Wali Kota Bitung.

Seraya menambahkan, “Di era transformasi digital, mohon betul-betul ini menjadi perhatian sudah saatnya seluruh instansi pendidikan kembali ke buku. Tanpa membaca, manusia tidak hidup karena tidak memiliki ide dan wawasan,” pungkasnya. (***/ayw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.