Gelar TM, NNU Mantapkan Tahapan

Editor: Martsindy Rasuh

TONDANO (Gawai.co) – Ajang pemilihan Nyong Noni Unima masih sementara berlangsung, kali ini memasuki tahapan Technical Meeting (TM) yang dilaksanakan di Auditorium Walanda Maramis Unima, Rabu (3/11).

Menurut Adiputra Mukkun selaku ketua panitia, dari 210 peserta yang mendaftar sudah ada 83 orang yang lolos menjadi semifinalis.

“Dari 83 semifinalis ini yang akan diseleksi untuk mencari 24 finalis yang nantinya akan bertarung di ajang pemilihan NNU nanti,” katanya.

Lebih lanjut Adi menjelaskan, TM saat ini merupakan kesempatan dimana panitia menjelaskan lebih dalam seperti apa itu Nyong Noni Unima.

“Selain perkenalan tentang NNU disini juga kami akan memperkenalkan semua panitia dan senior-senior yang ada di Ikatan NNU,” ujarnya.

Dia menambahkan untuk agenda besok hari adalah interview yang akan dilaksanakan secara langsung.

“Besok para semifinalis akan diinterview lewat beberapa pos yang berkaitan dengan bidang juri masing-masing, hal ini berguna untuk menyaring dan mengetahui kualitas para semifinalis secara spesifik dan mendalam. Sehingga nantinya akan ada 12 pasang Nyong dan Noni terbaik tahun ini,” ucap wakil ketua panitia Samuel Frederick Lasut.

Menurutnya hal-hal yang akan diuji nantinya berupa pengetahuan tentang kampus, pengetahuan umum, dan lainnya.

“Kami panitia tidak mengalami kesulitan dan kendala dalam proses audisi pemilihan tahun ini, justru antusias para peserta menjadikan semangat baru bagi kami,” ungkap pria yang akrab disapa Sam ini.

“Seperti hari ini kami baru saja menyelesaikan technical meeting dengan calon finalis dan terlihat banyak sekali para semifinalis yang hadir di auditorium Unima dan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya.

Semoga semangat para semifinalis tidak pudar dan kami tidak sabar lagi untuk bertemu dengan mereka pada besok hari dalam audisi penentuan ke dua belas pasang finalis nyong dan noni unima 2021,” tutupnya. (Maher Kambey)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.