Pewarta: Rendi Pontoh
BOLTARA (Gawai.co) — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat kurang mampu. Bupati Boltara menyerahkan secara simbolis kunci Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dibangun dan direhabilitasi dalam program penanggulangan kemiskinan daerah tahun 2026, Sabtu (23/5/2026).
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab Boltara menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, terutama pengentasan kemiskinan.
Bupati Boltara menyampaikan, program RTLH menjadi salah satu dari 17 program prioritas daerah yang tetap dijalankan meski pemerintah tengah melakukan penyesuaian anggaran.
“Di tengah efisiensi, kami masih tetap memprioritaskan 17 program kami, salah satunya penanggulangan kemiskinan. Momentum 19 tahun Kabupaten Boltara ini kami jadikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan, pada tahap awal terdapat tujuh unit rumah yang dibangun dari nol dan delapan unit lainnya direhabilitasi berat. Menurutnya, intervensi melalui penyediaan rumah layak huni diyakini mampu menekan angka kemiskinan di daerah.
“Ada tujuh unit rumah yang dibangun baru, kemudian delapan unit direhab berat. Intervensi rumah layak huni tentu akan membantu menurunkan persentase kemiskinan daerah. Kami berkomitmen untuk terus memprioritaskan kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Boltara, Ramin Buhang, mengatakan peresmian tersebut merupakan penyerahan simbolis terhadap tujuh unit rumah yang telah selesai dibangun pemerintah daerah.
Menurutnya, proses pembangunan rumah berlangsung cepat, hanya sekitar dua minggu hingga akhirnya bisa ditempati warga penerima manfaat.
“Peresmian ini dilakukan secara simbolis rumah yang dibangun oleh Pemda. Proses pembangunannya hanya sekitar dua minggu dan langsung diserahkan kunci rumah kepada penerima,” jelas Ramin.
Ia menambahkan, enam unit rumah lainnya saat ini masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung pada pekan depan sebelum dilakukan serah terima kepada masyarakat penerima bantuan.”tutup Buhang.
(rp)

















