Bupati Sirajudin Jemput Investasi Kelautan Budidaya Tambak Udang Vaname Modern

Pewarta: Rendi Pontoh

Jakarta (Gawai.co) – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus mempercepat transformasi sektor kelautan dan perikanan sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah, Langkah itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Boltara Sirajudin Lasena saat bertemu Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Tb Haeru Rahayu, di Kantor KKP Jakarta, Kamis (11/06/26).

Dalam pertemuan strategis tersebut, Bupati Sirajudin membawa misi besar percepatan pembangunan kawasan budidaya udang vaname modern di Boltara yang kini telah memasuki tahap final. Proyek yang digadang-gadang menjadi penggerak ekonomi baru di wilayah pesisir itu mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Dirjen Perikanan Budidaya memberikan apresiasi atas komitmen dan berbagai langkah yang telah ditempuh Pemerintah Kabupaten Boltara dalam mempersiapkan kawasan budidaya tersebut. Menurutnya, pengembangan tambak udang vaname modern memiliki prospek besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat sektor ekonomi berbasis kelautan.

“Kontribusi dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Boltara dalam mendorong sektor budidaya perikanan sangat penting. Program ini berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, terutama bagi masyarakat pesisir,” ujar Dirjen Perikanan Budidaya dalam pertemuan tersebut.

Tak hanya fokus pada sektor budidaya, agenda pertemuan dengan jajaran KKP juga menghasilkan kesepakatan penting dalam pengembangan sektor perikanan tangkap. Melalui koordinasi yang dilakukan bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Ridwan Mulyana, tiga lokasi kampung nelayan di Boltara resmi disetujui masuk dalam program penguatan kampung nelayan nasional.

Ketiga lokasi tersebut berada di Desa Tombulang Pantai, Tanjung Sidupa, dan Bolangitang I. Program ini diarahkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendaratan ikan, memperkuat kelembagaan kelompok nelayan, serta menyediakan dukungan alat tangkap yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Bupati Sirajudin menegaskan bahwa sinergi dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Boltara. Menurutnya, keberadaan tambak udang vaname modern dan program kampung nelayan nasional akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur perikanan, tetapi bagaimana menghadirkan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir dan nelayan Boltara,” ujarnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Boltara, Ramlan Tinamonga, Asisten Administrasi Umum Kabupaten Boltara, serta Kepala Dinas Perikanan Boltara.

Dengan dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Boltara kini semakin dekat mewujudkan kawasan budidaya udang vaname modern sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra ekonomi kelautan baru di wilayah utara Sulawesi.

(rp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *