Pewarta : Reynaldi Tulong
Sangihe, Gawai.co – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Tabukan Utara, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Masjid Khalid bin Walid Al Awal Moronge–Likuang dan dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari.
Selain Bupati, kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sangihe, jajaran pimpinan perangkat daerah, Forkopimcam Tabukan Utara, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial.
Ustaz Muhamad Zain Lawendatu
Dalam tausiyahnya mengajak seluruh umat untuk terus memelihara tali silaturahmi dan memperkuat persaudaraan, baik sesama umat Islam maupun antarumat beragama. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang diperoleh selama bulan Ramadan hendaknya menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe, Drs. H. Kusnadi, S.Ag, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum penting untuk mempererat ukhuwah dan membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat saling memaafkan sebagai bagian dari karakter sehari-hari.
“Silaturahmi adalah inti dari Halal Bihalal. Dari sinilah lahir rasa saling menghargai, saling memahami, dan saling menjaga dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Agama terus mendorong penguatan moderasi beragama melalui berbagai program, guna memastikan kehidupan beragama di Kabupaten Sangihe tetap rukun, damai, dan penuh toleransi.
Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut Halal Bihalal sebagai momentum penting dalam membangun kebersamaan serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Nilai saling memaafkan harus terus kita jaga dalam kehidupan bermasyarakat. Ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana yang damai dan harmonis,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Sangihe selama ini terpelihara dengan baik. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu kekuatan daerah dalam menjaga persatuan dan kesatuan.
Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai persaudaraan dapat terus tumbuh, sehingga kehidupan masyarakat Sangihe tetap rukun, damai, dan sejahtera, tuturnya.(nal)






