Minut  

Syukuran Tahun Baru Bohusami Perdana di Desa Palaes

Desa Palaes Minahasa Utara gelar acara syukuran Bohusami. (Foto: Istimewa)

Editor: Maher Kambey
Pewarta: Michelle de Jonker

MINUT (Gawai.co) – Desa Palaes Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, menggelar kegiatan Bohusami untuk pertama kalinya, Kamis (2/2/23). Rencananya kegiatan ini akan diagendakan pelaksanaannya setiap tahun.

Empat helai daun menggambarkan empat etnis Sulawesi Utara yaitu Bohusami (Bolaang Mongondow, Hulonthalo, Sangihe dan Minahasa).

Pelepah helai daun kelapa melambangkan hasil utama yang menjadi andalan perekonomian Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kembali kearifan lokal adat istiadat suku dan budaya di desa Palaes, dengan anggaran yang masih mengandalkan swadaya masyarakat.

Acara dilaksanakan dalam bentuk ibadah bersama yang dipimpin oleh Pdt. Radius A. Kumolontang, STh. Diikuti oleh semua golongan dan agama yang berada di desa Palaes, setiap perwakilan suku diberikan peran dalam ibadah syukur tahun baru ini.

Hal menarik lainnya yang bisa dijumpai dalam acara ini adalah setiap suku menampilkan makanan khas dan pakaian adat daerah masing-masing.

Setiap suku menyampaikan narasi dari makanan khas yang mereka bawa, seperti suku Nusa Utara membawa makanan khasnya kue tamo, Minahasa membawa makanan khasnya makanan khas Minahasa kaboro, ikan, Kue Cucur dan minuman saguer. Suku Gorontalo makanan khas bintebiluuta.

Pembacaan narasi Suku Nusa Utara pada acara ini yakni Elsa Saredo dan Lita Mamonto sedangkan mewakili suku Minahasa dibacakan oleh Aris Sampelan dan perwakilan suku Gorontalo dibacakan oleh Arlin Mohu.

Hukum Tua Desa Palaes, Grace Morong, mengaku bersyukur atas terlaksananya acara Bohusami di Desa Palaes.

“Saya bersyukur acara bohusami yang perdana dilaksanakan di desa Palaes berjalan lancar, kegiatan ini sangat penting dilaksanakan rutin dan bermakna sangat erat untuk menjalin kebersamaan, kesatuan dalam perbedaan suku dan agama namun kita bisa menjadi keluarga di satu desa tempat yang sama”, kata Grace Morong.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pemkab Minahasa Utara Camat Likupang Barat Maykel M. Parengkuan. SSTP, Danramil Likupang Peltu Alexander Budiman, Mantan Hukum Tua Termaal Lea, Babinsa DP. Sertu Doni Tawera, Ketua Sulut Waraney Nusantara Herry Mandolang, Ketua Minut WN Anton Kojansow , Ketua Apwisindo Reinhard Samadi, Ketua Asidewi Minahasa Utara Martha Rondonuwu, tokoh adat, tokoh agama, Perades, TP-PKK, BPD, Linmas, Bumdes, Pokdarwis, Karang Taruna, waraney Desa Palaes, masyarakat jaga 1-6 di Desa Palaes. (Mdj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *