The Purposeful Kids Belajar Memahami Tugas Tim Basarnas sejak Dini

Pewarta / Editor : Michelle de Jonker

MINAHASA UTARA (Gawai.co) – Dalam rangka program sekolah belajar gratis Non formal yang selama ini beraktivitas secara swadaya, kegiatan studi tur secara rutin tahunan ini didedikasikan untuk anak-anak The Purposeful Kids, kali ini jadi Pengalaman pertama mereka berkunjung ke kantor Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) di Manado, (22/04/26).

Lembaga pemerintah non  kementerian Indonesia yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR).

Basarnas bertugas mencari, menolong, dan mengevakuasi korban kecelakaan, bencana, atau kondisi membahayakan manusia, baik di darat, perairan, maupun udara.

Anak-anak yang turut hadir dalam kegiatan ini dari anak kelas PAUD, SD dan SMP. Saat mendapatkan pengetahuan dan edukasi langsung dari pihak tim Basarnas nampak senang dan menumbuhkan jiwa patriotik, hal baru yang mereka saksikan juga memicu rasa keingintahuan mereka melalui pertanyaan kritis.

Seperti salah seorang anak usia 12 tahun, Kelas 5 SD bersekolah Formal di sekolah SD Katolik ST Antonius Airmadidi melontarkan pertanyaan kritisnya yang sederhana.

“Alat itu untuk apa? Oh ada macam-macam alat khusus untuk tolong orang ya dalam kecelakaan atau bencana, Kenapa seragam yang digunakan tim Basarnas warna Orange? Oh supaya mudah dikenali dan terlihat dari kejauhan di lapangan saat bertugas”, tanya Chanza Charitati Mandey, (22/04/26).

Canda tawa kecil mereka terdengar samar saat melihat atraksi tim Basarnas mencontohkan teknik menggendong, Membantu, Mengikat tangan atau sendi yang cedera dengan kedua kayu atau tangkai, serta bagaimana caranya menolong seseorang yang bobotnya lebih berat untuk membawanya ke tempat yang lebih aman?

Target belajar The Purposeful Kids adalah menambah ilmu pengetahuan sejak dini, Hal Istimewa atau Privilege yang diizinkan Tuhan Allah untuk masa depan anak-anak ini. Mereka dapat Ilmu pengetahuan langsung dari para pakarnya atau petugas yang sudah menguasai bidang Pemahaman tentang Pencarian & Pertolongan.

Kegiatan ini mendapatkan penilaian positif dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Manado adalah George Leo Mercy Tandang, S. I. P., M. A. P. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado menyampaikan bahwa kegiatan study tour ini merupakan bagian dari upaya edukasi kepada generasi muda untuk mengenalkan tugas dan fungsi Basarnas sejak dini.

“Melalui kunjungan ini, para siswa dapat melihat secara langsung peralatan SAR, proses kesiapsiagaan, serta pentingnya peran tim pencarian dan pertolongan dalam membantu masyarakat saat terjadi keadaan darurat”, Kata Mercy Tandang (22/04). 

”Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan wawasan, kedisiplinan, semangat tolong-menolong, serta kesadaran akan pentingnya keselamatan sejak usia dini. Selain itu, kunjungan seperti ini juga menjadi sarana membangun kedekatan antara Basarnas dengan masyarakat, khususnya dunia pendidikan”, Harapnya.

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado selalu terbuka untuk kegiatan edukatif yang memberikan manfaat positif, serta siap mendukung pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, peduli, dan berjiwa kemanusiaan”, Pungkas Kakansar Manado.

Mdj

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *