Menyala 24 Jam, Krisis Setrum di Pulau Biaro Selesai

Editor / Pewarta : Frans Kasumbala

SITARO (Gawai.co) — Setelah 22 tahun tinggal, warga di Pulau Biaro akhirnya bisa menikmati listrik 24 jam. Dilaunching langsung Bupati Sitaro, Evangelian Sasingen bersama dengan Pihak PLN di Biaro. Kamis (1/8/2022) bertempat di Kampung Dalinsaheng.

Pulau Biaro memiliki satu kecamatan yakni kecamatan Biaro dan lima desa, diantaranya desa Lamanggo, Dalinsaheng, Buang, Tope dan Karungo dengan jumlah penduduk sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021 mencapai 3.739 jiwa.

Mayoritas penduduk di pulau ini memiliki mata pencaharian sebagai nelayan dan petani. Karena itu tidak heran, ‘setrum’ 24 jam ini menjadi kabar baik bagi warga yang mendiami pulau kolo kolo (sebutan pulau biaro) apalagi para nelayan.

Dari jumlah nilai produksi ikan sitaro pada tahun 2021 dari BPS tercatat mencapai Rp.71 109 850 788, Pulau Biaro merupakan salah satu daerah penyumbang produksi ikan. Sejak puluhan tahun, pengawetan ikan sering menjadi masalah serius bagi sejumlah nelayan. Kurangnya Pasokan listrik menyulitkan mereka (nelayan) memproduksi es sebagai pengawet ikan. Untuk mendapatkannya nelayan harus menyebrang ke pulau lainnya, dengan sudah tentu biaya operasional membengkak.

“Sangat sulit, kita harus menyebrang ke likupang atau ke tagulandang sekedar membeli es sebelum melaut,” kata Hendry, salah satu nelayan yang diwawancarai.

Menurut Hendry, listrik 24 jam selalu menjadi kerinduan semua warga. Listrik bisa menyeleasikan sejumlah masalah, serta bisa menjadi penyangga kehidupan. Bagi dia (Hendry) dengan adanya listrik 24 jam para nelayan akan tersenyum karena memangkas pengeluaran. “Kalau listrik 24 jam kapan pun kita bisa melaut, serta biaya operasional pasti turun untuk bahan bakar minyak tidak perlu ke pulau lain hanya sekedar membeli es,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sitaro Evangelian Sasingen yang terkenal garang untuk memperjuangkan pasokan listrik merata di semua daerahnya hadir dalam peresmian listrik 24 jam di Pulau Biaro, didampingi asisten bidang pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat dr Semuel Raule, anggota DPRD Sitaro Maria Badoa dan Camat Biaro Golfinger Kalensang tidak menyembunyikan kegembiraannya. Bagi Bupati ini merupakan momen yang luar biasa.

“Terimakasih PLN yg telah mendengar keluhan permohonan masyarakat, pemerintah, anggota DPRD dari Biaro, Setelah sekian lama dinantikan akhirnya masyarakat di Biaro dapat menikmati listrik 24 jam,” bukanya.

Menurut Bupati, dengan adanya listrik ini dapat menunjang sejumlah sektor yang diharapkan akan tumbuh lebih kuat. Bupati ikut menjelaskan pasokan Listrik 24 jam akan membantu daerah untuk mengembangkan ekonomi juga pariwisata. “Masyarakat Biaro kebanyakan berprofesi nelayan sangat perlu listrik utk mendinginkan ikan hasil tangkapan. Ini menjadi kemajuan untuk Biaro,” jelasnya lagi.

Tak lupa, Sasingen ikut mengajak masyarakt di Biaro untuk menjalin kerjasama dengan PLN demi kemajuan dan ketahanan bersama. “Jika ada keluhan sampaikan ke PLN janhan mengadu di sosmed agar cpt ditindaklanjuti. Semoga ini akan berlangsung terus listrik PLN 24 jam,” harapnya.

Sekedar diketahui listrik 24 jam terlaksana karena kepatuhan masyarakat yang bersedia beralih ke listrik prabayar sesuai permintaan pihak PLN. (Frans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.