Bolmut  

Pengawsan Intensif Bawaslu Bolmut Pada Kampanye Hanura di Soligir

Editor/Pewarta: Rendi Pontoh

BOLMUT (Gawai.co) – Dalam rangka menjaga keterbukaan dan integritas pelaksanaan Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bolmut secara aktif melibatkan Tim Fasilitasi Pengawasan Kampanye dalam melakukan pengawasan langsung terhadap kampanye tatap muka yang diadakan oleh Partai Hanura. Kegiatan ini dihelat di Desa Soligir, Kecamatan Kaidipang, menjadi fokus penuh perhatian bagi warga sekitar dan Bawaslu Bolmut. Minggu, (3/12/2023).

Menurut, Anggota Bawaslu Bolmut Risky Posangi, Tim Fasilitasi Pengawasan Kampanye ini tentu dari anggota terpercaya kami, yang turut serta dalam setiap langkah kampanye untuk memastikan bahwa prosesnya berlangsung sesuai aturan dan etika yang telah ditetapkan. Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Bawaslu Bolmut dalam menciptakan Pemilu yang bersih dan transparan.

“Partai Hanura, sebagai peserta kampanye di Desa Soligir. Dengan menghadirkan tim pengawasan, kami berharap agar penyelenggaraan kampanye dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus memastikan bahwa setiap kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. “Harap Posangi.

Lanjutnya, disini kami menegaskan bahwa tujuan kami adalah memastikan masyarakat memiliki akses penuh terhadap informasi, serta melindungi proses demokrasi dari potensi pelanggaran.

Pengawasan langsung ini mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan politik yang adil dan berkualitas.

Kami juga mengimbau masyarakat Desa Soligir untuk aktif berpartisipasi dengan memberikan masukan dan melaporkan potensi pelanggaran yang mereka temui selama berlangsungnya kampanye tatap muka.

“Pihak kami (Bawaslu) akan terus menggelar pengawasan secara intensif di seluruh wilayahnya, memastikan bahwa Pemilu berlangsung dalam suasana yang kondusif dan mencerminkan kehendak rakyat. Kolaborasi antara lembaga pengawas dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat dasar demokrasi di Bolmut, menciptakan kepercayaan publik yang kuat terhadap proses politik yang sedang berlangsung. “Tutupnya. (Rnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *