Pelaku KDRT, Tak Berkutik Saat Diamankan Tim Resmob Polres Bitung

Editor/Pewarta: Alfondswodi

BITUNG (Gawai.co) – Pelaku Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) berhasil diamankan Tim Resmob Polres Bitung.

KDRT tersebut sengaja direkam dan sempat viral (video siaran langsung via Facebook) oleh seorang laki-laki, diwilayah Kelurahan Pateten Tiga, Kecamatan Maesa.

Atas unggahan itu, jajaran Polres Bitung langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengantongi identitas pelaku dan korban.

Kapolres Bitung AKBP Tommy Bambang Souissa SIK, melalui Kasi Humas Polres Bitung, Ipda Iwan Setyabudi, mengatakan pihaknya langsung melakukan penggembangan dan penangkapan.

“Identitas terduga pelaku KDRT, berinisial AT (19) serta korban adalah istri AT, berinisial PM (19). AT berhasil diamankan Tim II Resmob Polres Bitung, pada Senin 15 Mei 2023 pukul 21:20 wita, di wilayah Girian Permai, Kecamatan Girian,” kata Ipda Iwan Setyabudi. Selasa (16/5/2023).

Menurut Kasi Humas Polres Bitung, sekitar pukul 15:30 wita, AT tiba kos-kosan tempat mereka tinggal, mendapati anak perempuannya sudah bermandikan air sisa cucian piring yang mengenai wajahnya.

Tak terima melihat anaknya, kata Iwan, AT emosi dan memarahi korban (PM.red) karena tak becus mengurus anak saat dirinya berkerja.

“Disaat terduga pelaku sedang naik pitam, korban malah balik memarahi, sambil merekam melalui handphone, sehingga terduga pelaku makin emosi dan langsung menghujani pukulan,” kata Iwan.

“Terduga pelaku kemudian menampar dan memukul korban dengan tangan terkepal sebanyak tiga kali, sehingga korban terjatuh di lantai, tak merasa puas, terduga pelaku masih sempat menginjak korban sebanyak satu kali disaat korban telah jatuh tak berdaya dilantai,” lanjutnya.

Kasi Humas Polres Bitung pun menambahkan, tak selang beberapa menit setelah kejadian itu, orang tua korban datang di TKP, menjemput korban untuk dibawa pulang ke rumah mereka.

“Terduga pelaku saat diamankan Tim II Resmob Polres, tak melakukan perlawanan dan langsung diserahkan ke Polsek Maesa, untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,” katanya. (*/ayw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *