Bitung  

Maurits Mantiri dan Ratusan Penyintas Erupsi Gunung Ruang 

Wali Kota Bitung Maurits Mantiri dan background puluhan penyintas terdampak erupsi Gunung Ruang saat berada di Bus Dinsos Pemkot Bitung menuju lokasi penampungan Pengungsi di Rusun BLK Bitung. (foto:istimewa)

Editor/Pewarta: Alfondswodi

BITUNG (Gawai.co) – Erupsi Gunung Ruang di Kepulauan Tagulandang, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (SITARO) hingga kini masih menyusahkan seribu cerita. Rabu (8/5/2024).

Ratapan erupsi Gunung Ruang, tak hanya dirasakan masyarakat Kepulauan Tagulandang, empati itu pun datang dari ribuan juta jiwa di Indonesia maupun Dunia.

Tak lepas dari masyarakat Kota Bitung, melalui sikap peduli serta kebijakan aksi kemanusiaan yang disiasati oleh Wali Kota Bitung Maurits Mantiri.

Meski di tahun 2024 adalah tahun politik dimana pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 diselenggarakan, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bitung ini memilih fokus dalam penangganan Bencana Alam yang terjadi di Kota Bitung maupun erupsi Gunung Ruang di Kepulauan Tagulandang.

Sejak bencana alam pada beberapa bulan lalu menerpa 56 Kelurahan se-Kota Bitung, Maurits langsung bergerak turun ke titik lokasi bencana. Dan melakukan berbagai solusi dalam penangganan mitigasi pasca bencana yang terjadi di Kota Bitung pada waktu itu.

Hingga pada pasca pemulihan bencana, masyarakat Indonesia dikagetkan dengan meletusnya Gunung api aktif di Kepulauan Tagulandang, sehingga konsentrasi pucuk Pimpinan Kota Bitung pun terbelah, meskipun bencana erupsi Gunung Ruang statusnya adalah Bencana Nasional.

Dengan dibantu sejumlah SKPD serta Sekertaris Daerah (Sekda) Bitung, tanpa kehadiran Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, Maurits Mantiri tetap melakukan kerja-kerja kemanusiaan.

Maurits terlihat santai dan menikmati saat menjemput ratusan warga terdampak erupsi Gunung Ruang mulai dari erupsi pertama, kedua dan ketiga, saat tiba di Kota Bitung menggunakan transportasi laut, dirinya pun hadir bersama-sama para relawan kemanusiaan dan instansi terkait menunggu dan memastikan ratusan penyintas mendapatkan fasilitas yang telah disiapkan oleh Pemerintah.

MAURITS MANTIRI dan Ratusan Penyintas

Maurits Mantiri yang dikesempatan itu bersua dengan awak media di sela-sela peninjauan Dapur Umum khusus bagi warga penyintas yang tinggal di Rusun BLK Bitung, mengatakan penangganan warga terdampak erupsi Gunung Ruang, koordinasi terjalin bagus, baik dari Pemerintahan Pusat, Provinsi hingga Kabupaten/Kota.

“Sehingga penanganan Posko Pengungsian di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, termasuk Kota Bitung berjalan sesuai dengan harapan. Kalau pun penanganan menyangkut kebutuhan jika Masi ada yang kurang, kami Pemerintahan Kota Bitung akan berusaha menutupinya,” kata Maurits usai melakukan test makan yang disiapkan bagi ratusan penyintas di Rusun BLK Bitung. Rabu (8/5/2024).

Hal ini kata Maurits, adalah wujud dari kerja kolaborasi semua pihak termasuk dengan bantuan masyarakat menjadi bagian dalam rangka pandangan kemanusiaan, merupakan satu kesatuan tidak bisa dipisahkan.

“Implementasi kerja Malendong di Kota Bitung, mulai terwujud dan sudah berdampak luas bagi masyarakat, melalui kejadian bencana alam erupsi Gunung Ruang maupun bencana di Kota Bitung. Hampir setiap harinya ada bantuan yang dibawakan langsung oleh masyarakat, baik itu bantuan logistik, pakaian hingga makanan siap saji,” ujar Maurits.

Hingga saat ini, sebanyak 125 jiwa yang mendiami Rusun BLK Bitung dan menjadi bagian dari tanggung jawab Pemerintahan dan masyarakat Kota Bitung.

“Mereka adalah saudara-saudara kita dan mereka berhak mendapatkan pelayanan serta perhatian. Langka-langka mitigasi pasca bencana sudah diterapkan, dimulai dari pendataan, pemeriksaan kesehatan, trauma healing hingga rekreasi diberikan kepada penyintas,” tandasnya.

Seraya menambahkan, “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Bitung, yang telah membantu bersama-sama mengurangi beban saudara-saudara kita yang tertimpa erupsi Gunung Ruang. Selain itu juga kepada Tim Terpadu Penanganan Bencana,” pungkasnya. (ayw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *