Bersahaja Namun Spektakuler, SMP Negeri 8 Manado Lepas 360 Siswa Kelas IX

Penamatan 360 siswa-siswi kelas IX SMP Negeri 8 Manado Tahun Pelajaran 2025/2026 Kamis (4/6/2026). Foto : Istimewa.

Pewarta/Editor : Michelle de Jonker

MANADO (Gawai.co) – Penamatan 360 siswa-siswi kelas IX SMP Negeri 8 Manado Tahun Pelajaran 2025/2026 berlangsung sederhana namun penuh makna, Kamis (4/6/2026).

Acara yang digelar di lingkungan sekolah, Jalan Sea Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang, ini menjadi momen bersejarah bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.

Kegiatan diawali dengan parade 360 siswa yang diiringi Marching Band kebanggaan SMP Negeri 8 Manado. Para siswa berjalan sekitar 500 meter menuju gerbang sekolah sebelum mengikuti prosesi penamatan yang berlangsung khidmat.

Dalam sambutan Wali Kota Manado, Andrei Angouw, yang dibacakan Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Grace Sondakh, disampaikan bahwa pendidikan merupakan jalan untuk membuka wawasan, melatih kemandirian, serta membentuk karakter generasi muda.

“Selamat kepada seluruh pelajar kelas IX yang telah menamatkan pendidikan di SMP Negeri 8 Manado. Terima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh guru yang telah membimbing mereka hingga berhasil menyelesaikan masa belajar,” ujar Angouw.

Wali Kota juga berpesan agar para lulusan terus rajin belajar dan membiasakan diri menulis sebagai sarana melatih kemampuan berpikir dan bernalar.

Ucapan selamat turut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Peter K.B. Assa, melalui tayangan video. Ia mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan potensi diri, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menjaga nilai-nilai moral dan spiritual dalam kehidupan.

Kepala SMP Negeri 8 Manado, Tineke Timpaulu, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua siswa yang telah berpartisipasi secara sukarela sehingga kegiatan penamatan dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Ketua Panitia Jeane Rondonuwu, S.Sos., M.Th., melaporkan bahwa seluruh 360 siswa kelas IX dinyatakan lulus, terdiri dari 179 perempuan dan 181 laki-laki.

Menurutnya, keberhasilan acara ini merupakan hasil kolaborasi antara orang tua, komite sekolah, dan pihak sekolah.

Meski dilaksanakan di aula dengan kapasitas terbatas, seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Momen pemasangan bunga kepada orang tua, pengalungan penamatan, serta jabat tangan dengan para guru menjadi bagian paling mengharukan.

Penamatan ini membuktikan bahwa kesederhanaan, kebersamaan, dan gotong royong mampu menghadirkan perayaan yang berkesan bagi seluruh siswa dan keluarga.

Mdj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *