Bitung  

Road to HUT ke-100 Pemuda GMIM, Rio Dondokambey Buka Turnamen Masamper di Yarden Mawali Bitung

Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM, Penatua Rio Dondokambey saat membuka open tournamen Masamper di gedung geraja GMIM Lembah Yarden Mawali di wilayah Bitung 6. (foto:istimewa)

Editor/Pewarta: Alfondswodi

BITUNG (Gawai.co) – Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM, Penatua Rio Dondokambey, secara resmi membuka Open Tournament Masamper Pemuda GMIM yang digelar di wilayah Bitung VI.

Kegiatan tersebut berlangsung di Jemaat GMIM Yarden Mawali, Kelurahan Mawali, Kecamatan Lembeh Utara, Kota Bitung, Jumat (7/3/2026) malam.

Ketua Wilayah Bitung VI Sinode GMIM, Pdt. Nochritha Umboh, menyampaikan apresiasi kepada Rio Dondokambey yang hadir langsung membuka kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran Rio Dondokambey menunjukkan komitmen dalam mendukung pelayanan pemuda GMIM, meskipun di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat.

“Meski di tengah kesibukan sebagai wakil rakyat, beliau tetap menyempatkan diri hadir dan menunjukkan ketekunan dalam memuliakan pelayanan di tengah kegiatan warga GMIM,” ujar Pdt. Nochritha Umboh kepada awak media usai ibadah pemuda Rayon Bitung.

Ia menjelaskan, terdapat empat grup Masamper Pemuda yang ambil bagian dalam open tournament tersebut. Seluruh peserta berasal dari jemaat di wilayah Pulau Lembeh.

Empat grup tersebut yakni:

GMIM Lembah Yarden Mawali

GMIM Eben Haezer Posokan

GMIM Betel Pintu Kota Besar

GMIM Filadelfia Binuang

Sementara itu, Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM, Rio Dondokambey, mengatakan kegiatan Open Tournament Masamper merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-100 Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan satu abad Pemuda GMIM yang dilaksanakan oleh Komisi Pemuda GMIM dengan melibatkan berbagai jemaat,” kata Rio Dondokambey yang juga merupakan anggota Komisi XI DPR RI.

Ia menambahkan, Kota Bitung, khususnya wilayah Lembeh, dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dikenal sebagai salah satu daerah dengan komunitas masyarakat Nusa Utara yang cukup besar.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan antar pemuda gereja sekaligus menjadi momentum memperkuat pelayanan serta peran generasi muda GMIM dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para Penatua Pemuda se-Sinode GMIM serta ratusan pemuda dari Rayon Bitung. (ayw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *