Kunker Komisi IV di Unima, Rektor Apresiasi dan Titipkan Hal Ini

  • Bagikan
Suasana kunker anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sulut yang diterima langsung Rektor Unima Prof Dr Deitje Katuuk. (ist)

Editor: Tim Gawai


TONDANO (Gawai.co) – Kunjungan kerja (kunker) Komisi IV DPRD Provinsi Sulut ke Universitas Negeri Manado (Unima) di Tondano mendapat apresiasi Rektor Unima Prof Dr Deitje A. Katuuk. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat senat Unima pada Rabu (13/1), kedua pihak menyimpulkan bahwa kampus Unima perlu ada perhatian serius dalam peningkatan kualitas pendidikan juga sarana prasarana.

“Tentu kunjungan ini merupakan penghormatan bagi kami keluarga besar Unima. Pada kesempatan ini pula, kami dapat mengusulkan hal-hal berkaitan dengan pembangunan sarana prasarana maupun peningkatan mutu pendidikan,” ungkap orang nomor satu di Unima ini.

Pada skala prioritas, Katuuk pun mengusulkan, menyangkut tentang kawasan pancasila, laboratorium yang perlu dikembangkan/dibangun, gedung perkuliahan semisal untuk pertemuan daring dan webinar, juga ruang lainnya. 

“Kurang lebih tiga tahun Unima tidak ada pembangunan gedung atau peningkatan sarana prasarana. Jadi perlu adanya dukungan atau masukan dari DPRD Sulut maupun Pemprov Sulut untuk mewujudkannya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Katuuk, bersyukur karena komisi IV DPRD Sulut sangat mendukung dalam pengembangan Unima kedepan. “Ini menjadi poin penting bagi Unima, karena mendapat dukungan dari para anggota DPRD Sulut di komisi IV yang salah satunya membidangi pendidikan. Dan kami sangat bersyukur,” terangnya.

Dirinya menyakini bahwa sinergitas baik dengan DPRD Sulut maupun Pemprov Sulut ini akan membawa perubahan bagi Unima kedepan.

“Saya percaya sinergitas Kampus Unima yang terjalin baik dengan DPRD Sulut maupun Pemprov Sulut dapat menyokong kampus ini semakin lebih baik. Apakah itu dalam pengembangan, peningkatan SDM maupun mutu pendidikan di Sulut,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, rektor turut menjelaskan mengenai potensi besar Unima serta hal-hal yang perlu menjadi perhatian serius oleh legislatif maupun eksekutif. Dimana Unima yang memiliki modal wilayah atau lahan sangat besar bisa dijadikan kampus bisnis kedepan.

Luas wilayah sekitar 300 hektare dan baru digunakan sekitar 100 hektare serta mahasiswa mencapai 19 ribuan menjadikan Unima salah satu kampus paling bergengsi di Sulut. Belum lagi, memegang kendali pada bidang pendidikan dengan banyaknya program peningkatan mutu serta kualitas pendidik, tentu menjadi tanggungjawab semua pihak untuk terus membawa Unima makin lebih baik.

“Oleh sebab itu, saya berharap adanya perhatian serius dari seluruh pihak. Kami pun telah menyusun rencana strategis hingga 2025 untuk pengembangan kampus ini, dengan harapan semua yang disusun dapat direalisasikan dengan baik. Tentu dengan bantuan legislatif maupun eksekutif,” tandasnya.

Turut hadir dalam kunker komisi IV DPRD Sulut diantaranya Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok yang menjadi koordinator komisi, Ketua Komisi IV Braien Waworuntu, Wakil Ketua Komisi IV Careig N. Runtu serta anggota yakni Melky J. Pangemanan, Fanny Legoh, Melisa Gerungan, Jusra Alhabsi, Nursiwin Dunggio dan lainnya. (Tim Gawai)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *