Niat Rektor Buat Unima Makin Top, Sepekan Datangkan IPB dan Menteri

  • Bagikan
Rektor Unima Prof DR Julyeta P. A. Runtuwene. (istimewa)
Pewarta: Rofni Lolaen
Editor: Rofni Lolaen

TONDANO (Gawai.co) – Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof DR Julyeta P. A. Runtuwene kembali menarik perhatian dengan membuat terobosan dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di Sulawesi Utara terutama di universitas yang sementara dipimpinnya itu.

Dua agenda besar yang dilakukan jajaran civitas akademika Unima tentu sesuai dengan visi dan misi rektor untuk peningkatan kualitas pendidikan dan membuat Unima makin top. Hal ini disampaikan orang nomor satu di Unima, Kamis (6/2).

Kegiatan pertama yang dilaksanakan yakni penandatanganan MoU antara Rektor Unima Prof DR Julyeta P. A. Runtuwene dan Rektor IPB Prof DR Arif Satria, penandatanganan MoA antara Ketua LPPM Unima Prof DR Revolson Mege dan Ketua LPPM IPB DR Aji Hermawan sekaligus kuliah umum oleh rektor IPB yang diadakan di Gedung Kuliah Bersama, Rabu (5/2).

Agenda kedua, Unima tak tanggung-tanggung mendatangkan seorang menteri millenial yang visioner membangun Indonesia dari desa, seorang tokoh nasional yang biasa disapa Gus Abdul Halim Iskandar sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI. Mendes PDTT sengaja didatangkan untuk memberikan kuliah umum pada Jumat (7/2).

Kehadiran menteri sudah lama didambakan kedatangannya di Unima. Selain dalam upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, juga utamanya mensosialisasikan dan mensinergikan program kampus merdeka untuk desa surga yang merupakan platform dari Kemendes PDTT untuk membangun desa.

Rektor menyampaikan bahwa kampus merdeka untuk desa merupakan satu program emas kerjasama antara Kemendes PDTT  dan Kemendikbud.

“Intinya program ini memfasilitasi mahasiswa mengekspresikan potensi yang ada dalam diri mahasiswa sekaligus belajar menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat, terutama menjadi agen perubahan di desa,” ungkap Runtuwene.

“Sehingga selain meningkatkan sumber daya manusia dan menggerakkan potensi ekonomi di desa itu sendiri, diharapkan secara perlahan membantu mengentaskan kemiskinan,” terang rektor perempuan pertama di Unima itu.

Dirinya menyebutkan, kehadiran Menteri Desa PDTT Gus Abdul Halim Iskandar telah lama dirindukan kehadiranya di Unima. Beberapa program Kementerian Desa PDTT yang sinkron dengan kompetensi yang ada di Unima yang manarik, selain program pemberdayaan masyarakat secara umum, juga adalah membantu pemerintah memasyarakatkan olahraga melalui pelaksanaan Liga Desa yang sekaligus menyemarakkan Piala Dunia U-20 tahun 2021 dimana Indonesia sebagai tuan rumah.

“Tentunya banyak manfaat yang dapat diperoleh melalui kehadiran Kemendes PDTT di Unima yang tergabung sebagai anggota Forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides). (Rofni Lolaen)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *