Pelepasan KKN Unima, Begini Harapan Rektor dan Wali Kota Bitung

Penyerahan bendera KKN oleh Rektor Unima kepada Wali kota Bitung. (Foto: Maher Kambey)

Editor/Pewarta: Maher Kambey

TONDANO (Gawai.co) – Ratusan peserta KKN Unima memadati Sport Hall & Convention Bitung dalam rangka pelepasan mahasiswa KKN. Ketua LPPM, Dr. Armstrong Sompotan dalam laporannya menyampaikan berterima kasih kepada wali kota karena berkenan menerima mahasiswa KKN Unima yang diantar langsung.

“Kali ini kami mengantar langsung 795 mahasiswa peserta KKN di Bitung. Ada yang MBKM dan reguler, nantinya mereka akan ada di kantor, sekolah dan perusahaan serta di lingkungan kelurahan,” jelas Armstrong.

“Berharap Pemkot Bitung bisa memfasilitasi distribusi mahasiswa ke setiap kantor atau perusahaan, di samping itu juga dengan akomodasi bagi pesrta KKN.

“Kepada seluruh mahasiswa juga diharapkan bekerja dengan baik, semoga melalui momentum ini bisa lebih mempererat hubungan Unima dan Pemerintah Kota Bitung,” ungkapnya.

Rektor Unima, Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd., dalam sambutannya mengaku bersyukur kepada Tuhan karena pelaksanaan pelepasan mahaiswa Unima di Kota Bitung, adalah sejarah baru.

“Kita memilih salah satu kota maju yang akan menjadi tempat mahasiswa melaksanakan KKN. Tentu mahasiwa semuanya memiliki berbagai kompetensi dari 7 fakultas yang tentu akan membantu program wali kota,” papar Katuuk.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemkot Bitung dan seluruh jajaran untuk menerima mahasiswa KKN Unima. Bagi mahasiswa dan mahasiswi semoga bisa mengkuti semua proses hingga dapat dikonversi menjadi 20 SKS,” imbuh Rektor.

“Semoga apa yang dilakukan ini dapat membawa nama baik Unima dan memberu dampak positif bagi Kota Bitung,” ungkap Katuuk.

Wali kota Bitung, Maurits Mantiri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya merasa senang karena Bitung kedatangan mahasiswa KKN Unima.

“Mudah-mudahan ini memberikan kami manfaat, terlebih karena kita sementara fokus ke data digital dalam proses menuju Bitung menjadi kota digital,” ujar Maurits.

Dirinya menambahkan pihaknya juga membentuk tim kesehatan yang nantinya akan memback up para peserta KKN. (Mhr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *