Daerah  

Ekonomi Syariah Jadi Motor Baru Pertumbuhan Sulut

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara saat membawa sambutan Gubernur Sulut di Hijrah Fest 2026 di Atrium Megamal. (foto:istimewa)

Pewarta: Michelle de Jonker

Editor: Alfondswodi

MANADO (Gawai.co) – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui Hijrah Sulut Fest 2026 yang digelar di Atrium Mega Mall Manado, Jumat (28/2/2026).

Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Kepala Dinas Perkebunan Sulut, Darwin Muksin, menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sulut serta seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurut Darwin, Hijrah Sulut Fest menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam memperkuat ekonomi syariah sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi daerah yang adil, transparan, dan inklusif.

“Ekonomi syariah bukan sekadar sistem keuangan, tetapi juga sistem yang mengedepankan keadilan dan pemerataan kesejahteraan. Pemerintah ingin memastikan manfaat pembangunan ekonomi dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Pemprov Sulut, lanjutnya, mendukung penuh pengembangan ekosistem industri halal, khususnya bagi pelaku UMKM, melalui fasilitasi sertifikasi halal dan penguatan rantai nilai halal (halal value chain) dari hulu hingga ke konsumen.

Selain itu, konsep ekonomi hijau yang diusung dalam kegiatan ini dinilai sejalan dengan prinsip ekonomi syariah yang menekankan tanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya.

“Melalui penguatan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional, kami berharap masyarakat Sulawesi Utara mampu menjadi pelaku utama dalam mengelola potensi ekonomi daerah secara mandiri dan berkelanjutan,” tutup Darwin. (Mdj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *