Bitung  

Pacu Pertanian di Kota Bitung, Alishter Berikan Pendidikan Herbisida Terbatas Bagi Petani

Pelaksanaan Pelatihan Herbisida Terbatas kepada Petani di Kota Bitung oleh Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (Alishter). (doc.foto: Gawai.co)

Editor/Pewarta: Alfondswodi

BITUNG (Gawai.co) – Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (Alishter) berkolaborasi bersama Kementerian Perindustrian RI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, mengelar pelatihan Herbisida Terbatas bagi petani se-Kota Bitung. Rabu (11/5/2022).

Turut hadir di Pelatihan tersebut, dihadiri secara langsung oleh Ketua Alishter Pusat, Mulyadi Benteng bersama jajarannya dan Direktur Industri Kimia Hulu, Kementerian Perindustrian RI, Fredi Juwono dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan serta Pertanian (DKPP), Steven Prok bersama jajaran.

Selain itu, pula dihadiri dari perwakilan Dinas Kesehatan Pemkot Bitung dan perwakilan petani dari delapan Kecamatan se-Kota Bitung, yang digelar di Riverside Camp and Restoran, diwilayah Kelurahan Manembo-Nembo, Kecamatan Maturi.

Mulyadi Benteng selalu Ketua Alishter Pusat, dalam sambutannya menyampaikan Alishter memiliki 40 anggota perusahaan produsen atau pemegang pendaftaran produsen Herbisida di Indonesia.

Selain itu, kata Mulyadi pelaksanaan pelatihan yang digagas oleh Alishter, terkait dengan Pelatihan Herbisida Terbatas, dilaksanakan hampir di 28 Provinsi di Indonesia dan sudah terlaksana sekitar 200 an Kabupaten /Kota.

“Pada hari ini, kami berkesempatan memberikan pendidikan kepada petani di Kota Bitung. Terima kasih telah menerima dan memberikan kesempatan untun sharing ilmu dari kami kepada Bapak/Ibu sekalian,” ucap Ketua Alishter Pusat.

Dirinya pun membeberkan manfaat kaan Herbisida Parakuat Diklorida yang sangat bermanfaat bagi petani di Indonesia bahkan di Dunia.

“Herbisida merupakan teknologi pertanian yang berkontribusi dalam sektor pertanian khususnya dalam hal pengendalian gulma dan harapannya pelatihan ini dapat meminimalkan dampak negatif terhadap kesehatan petani dan lingkungan,” beber Mulyadi.

Hal senada dikalimatkan oleh Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian RI, Fredi Juwono menyampaikan apresiasinya kepada Alishter dan Pemkot Bitung, dalam mengambil peran didalam kegiatan pelatihan saat ini, guna mendukung ketahanan pangan Nasional.

Menurut, Direktur Industri Kimia Hulu, Kementerian Perindustrian RI, selaku pembina industri pupuk dan industri Herbisida serta industri bahan kimia lainnya. Pada dasarnya, industri bahan kimia memiliki potensi berbahaya, namun industri ini juga memiliki potensi manfaat yang cukup besar, khususnya di sektor pertanian.

“Sehingga para produsen industri kimia, memiliki kewajiban untuk melatih para petani, agar supaya para petani tidak terjebak dan terdampak akan dampak dari kimia tersebut,” kata Fredi.

Selain itu juga, pihaknya akan terus berkolaborasi bersama dengan Alishter dalam memberikan sosialisasi maupun pendidikan seperti yang dilakuan saat ini di Kota Bitung, yang tujuannya untuk memberikan kepastian jaminan pangan.

“Kedepannya para petani diperhadapkan dengan permasalahan, keterbatasan lahan, konversi dan lainnya, sehingga berdampak pada petani. Dan untuk itu para petani membutuhkan sentuhan teknologi untuk mengolah dan memaksimalkan hasil pertanian yang lebih baik,” bebernya.

Seraya mengharapkan, “Para petani yang telah mengikuti pelatihan saat ini, dapat terus berinovasi dalam memaksimalkan industri kimia, melalui produk herbisida secara efisien dan efektif,” tandasnya.

Sementara itu, Kadis DKPP Pemkot Bitung, Steven Prok, saat bersua dengan awak media disela-sela pelaksanaan Pelatihan Herbisida Terbatas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Alishter yang telah memilih Kota Bitung, sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program kegiatannya.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat dan memberikan treatment baru bagi para petani dalam mengembangkan usaha pertanian mereka kedepan. Dan tak luput pula kami sampaikan terima kasih kepada Direktur Industri Kimia Hulu, Fredi Juwono bersama jajaran Kementerian Perindustrian RI, yang telah hadir pula dalam kegiatan hari ini,” pungkasnya. (ayw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *