Bitung  

Miliki Potensi Sampah Menjadi Sumber Ekonomi, Sianipar: Pemkot Bitung Harus Mandiri

Anggota Komisi V DPR RI, Mindo Sianipar saat bersua dengan awak media, usai menggelar pertemuan dengan Walikota dan sejumlah pejabat teras Pemkot Bitung. (Ist)

BITUNG (Gawai.co) – Kunjungan Anggota Komisi V DPR RI, Mindo Sianipar di Kota Bitung, memberi warna baru dalam hal pengelolaan sampah organik dan non organik.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Walikota Maurits Mantiri yang didampingi sejumlah pejabat teras Pemkot Bitung di rumah jabatan Walikota Bitung. Selasa (28/12).

Menurut Sianipar, Kota Bitung memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat memanfaatkan sampah menjadi salah satu alternatif peningkatan ekonomi masyarakat.

“Salah satu contoh, sampah organik dapat dijadikan kompos sebagai pupuk pertanian atau budidaya maggot dapat dijadikan sebagai pakan ternak maupun makan ikan air laut dan air tawar” ujar Sianipar saat bersua dengan sejumlah awak media.

Sementara untuk sampah non organik, kata Sianipar dapat diproduksi menjadi produk paving blok dan batako serta genteng dan contoh-contoh ini sudah di lakukan serta diminati di daerah Jawa.

“Pemerintah dan masyarakat Kota Bitung, harus cepat menangkal potensi ini dan harus dilakukan. Sebagai pemerintah kota harus mandiri dan lakukan secara bergotong – royong, jangan hanya menunggu bantuan dari pemerintah pusat” tandasnya.

Menangkal ide dan gagasan anggota Komisi V DPR RI tersebut, Walikota Bitung langsung menginstruksikan kepada sejumlah pejabat untuk merespons dan menindak lanjutinya.

Selain mempersiapkan program pelaksanaannya, dalam instruksinya Maurits meminta kepada setiap OPD dalam hal ini; Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan UMKM Pemkot Bitung untuk dapat mempersiapkan regulasi sebagai payung hukum dalam melaksanakan ide brilian dari seorang Sianipar.

“Kita harus persiapkan payung hukumnya berupa Perda agar mempermuda memasarkan produk hasil olahan sampah” kata Maurits.

Tak hanya itu, Maurits pun meminta kepada bagian keuangan untuk dapat mengecek ketersediaan anggara di setiap OPD yang hadir dalam pertemuan dengan anggota Komisi V DPR RI saat itu.

“Ide ini harus kita seriusi, jangan nantinya program pelaksanaan dengan manfaat yang besar akan tetapi tidak didukung dengan ketersediaan anggaran di OPD yang berkaitan dengan pelaksanaan program ini” tandasnya.

Iapun berharap, di awal tahun 2022 ide dan gagasan yang disampaikan oleh Pak Sianipar sudah dapat dijalankan dan diawali dengan bentuk pelatihan.

“Pak Mindo siap melakukan pendampingan hingga menyiapkan pakar-pakar pengelolaan sampah. Jadi kita mulai dulu, karena prospek pengolahan sampah ini sangat menjanjikan” pungkasnya.

Sementara para pejabat yang hadir mendampingi Walikota Bitung, Kadis DLH, Sadat Minabari, Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian, Yudi Sengke, Plt Kadis Perdagangan, Johnli Tamaka serta Kadis Koperasi dan UMKM, Anneke Tumbelaka.

Serta dihadir pula oleh Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Franky Runtukahu, Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemkot Bitung, Riano Senduk serta Plt Kepala BPBD, Vivy Kadeke.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *