Bitung  

Danstrol Ajak Elemen Masyarakat Jaga Persatuan di Bulan Ramadhan

Komandan Satrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, bersama elemen masyarakat saat buka puasa bersama di bukan suci ramadhan. (foto:istimewa)

Editor/Pewarta: Alfondswodi
BITUNG (Gawai.co) — Momentum Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII gelar buka puasa bersama.

Buka puasa bersama di penghujung bulan suci ramadhan, menjadikan momentum penting bagi Satrol Kodaeral VIII Bitung dalam memprerat tali silaturahmi bersama berbagai elemen masyarakat.

Di kesempatan itu,
Komandan Satrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, hadir bersama – sama para tokoh agama, budayawan diantaranya; Kerukunan Keluarga Jawa (KKJ), insan pers, aktivis, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta keluarga besar Satrol Koarmada VIII.

Dalam sambutannya, Marvill menyampaikan bahwa Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan soliditas dalam mendukung tugas pengamanan wilayah laut.

“Ramadhan bukan sekadar ibadah, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dan membangun kekuatan emosional antar sesama,” ujarnya. Selasa (17/3/2026).

Ia menegaskan, sinergi antara TNI AL dan masyarakat, termasuk jurnalis serta organisasi lainnya, sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah, khususnya di perairan Sulawesi Utara.

“Kami ingin terus membangun hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, tugas pengamanan dan pelayanan dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Marvill juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi wadah untuk saling mengenal, menghargai, dan memperkuat persatuan.

Sementara itu, Ketua GMBI Kota Bitung, Fahry Widu Lamato, memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai, kegiatan ini menunjukkan komitmen Satrol Kodaeral VIII dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

“Di tengah kesibukan, Danstrol tetap menjaga silaturahmi dengan berbagai elemen, termasuk ormas dan insan pers di Kota Bitung,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *