Rayakan Dharma Santi Nyepi Bersama Umat Hindu, Yasti Harap Persaudaraan Antar Umat Beragama Semakin Erat

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow Memberikan Sambutan dalam Perayaan Dharma Santi Nyepi Nyepi Tahun Baru Saka 1944. (Foto: Istimewa)

Editor/Pewarta: Indra S. S. Ketangrejo

BOLMONG (Gawai.co) – Perayaan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944, tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Parisade Hindu Dharma Kabupaten Bolmong berlangsung sukses.

Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow itu, dipusatkan di Bale Banjar, Desa Mopuya Selatan Dua, Kecamatan Dumoga Utara, Bolmong Jumat (1/4/2021).

Turut Hadir, Ketua PHDI Sulawesi Utara, Kepala Kementrian Agama Bolmong, para kepala OPD Bolmong, pemuka agama se Dumoga Utara, dan Tripika Kecamatan Dumoga Utara

Dalam sambutannya, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menyampaikan atas nama pribadi dan keluarga serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Bari Saka 1944, kepada saudara umat Hindu di Kabupaten Bolmong.

Bupati mengapresiasi dan berterimakasih kepada pengurus Paradise Hindu Dharma Kabupaten Bolmong atas penyelenggaraan acara Dharma Santi ini.

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow Disambut Saat Tiba di Lokasi Perayaan Hari Raya Dharma Santi. (Foto: Istimewa)

“Karena di tengah-tengah kemajemukan masyarakat Bolmong, saudaraku umat Hindu mampu menunjukkan kerukunan dan toleransi kehidupan antar umat beragama di daerah ini. Dan semoga, acara ini dijadikan sebagai wahana untuk melakukan pembinaan kepada umat lebih khusus umat Hindu di Kabupaten Bolmong,” ucap Yasti.

Beberapa waktu lalu kata Yasti, tepat 3 Maret 2022 umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 dengan melaksanakan rangkaian catur brata penyepian.

“Semoga dengan rangkaian catur brata penyepian tersebut, saudara umat Hindu lebih termotivasi dalam meningkatkan nilai-nilai spiritual dan keimanannya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Ida Sang Hyang Widi Wase. Sehingga dapat menjalani kehidupan hari ini, dan selanjutnya dengan damai dan sejahtera,” kata Yasti.

Bupati menambahkan, Dharma Santi sebagai rangkaian perayaan hari raya nyepi tahun baru saka bagi umat Hindu, merupakan momentum yang sangat tepat untuk melakukan pembinaan kepada umat manusia khususnya kepada saudaraku umat Hindu.

“Karena melalui kegiatan seperti ini, mampu meningkatkan nilai-nilai keimanan sekaligus mempererat rasa kekeluargaan dan persaudaraan antar umat beragama,” jelasnya.

Suasana Para Umat Hindu Dalam Kegiatan Perayaan Hari Raya Dharma Santi Nyepi. (Foto: Istimewa)

Dalam pelaksanaan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka terlindung nilai esensial yang berfungsi memotivasi seluruh umat Hindu, untuk senantiasa melakukan hubungan dengan Tugan Yang Maha Kuasa, melakukan hubungan dengan manusia dan alam semesta, meningkatkan keseimbangan dan kesucian diri.

Serta terkandung, suatu nilai kebangkitan, kesadaran, dan toleransi. Menuju kebersamaan dalam mencapai tujuan hidup umat manusia sebagaimana tema Nasional perayaan Hari Raya Nyepi tahun ini yaitu aktualisasi nilai tat twamasi dalam mederasi beragama menuju Indonesia tangguh. Dengan sub tema yakni, dengan Dharma santi kita memantapkan kerukunan umat beragama, guna mewujudkan Bolmong hebat.

“Tat-Twam Asi merupakan salah satu ajaran Hindu yang sangat luhur, yang bermakna aku adalah engkau dan engkau adalah aku. Dengan tema ini, saya berharap dapat menginspirasi saudaraku umat Hindu untuk saling menghormati, hidup rukun dan bertoleransi, karena dengan inspirasi ajaran Tat Twam Asi tersebut, umat Hindu diwajibkan untuk menghormati dan menghargai orang lain tanpa diskriminasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PHDI Bolmong I Nyoman Sukra, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bupati Bolmong, karena walaupun disibukkan dengan agenda yang begitu padat, masih sempat meluangkan waktu untuk hadir dalam acara Perayaan Dharma Santi Tahun Baru Saka 1944 bersama-sama dengan Umat Hindu di Kabupaten Bolmong.

Foto Bersama Dalam Kegiatan Perayaan Dharma Santi Hari Raya Nyepi. (Foto: Istimewa)

”Ibu bupati adalah sosok yang sangat peduli dengan masyarakat Hindu di Kabupaten Bolmong, karena setiap hajatan yang dilaksanakan oleh masyarakat Hindu, beliau tetap meluangkan waktu untuk hadir dan bersama-sama dengan kami,” kata Sukra. (Advetorial)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *