Antisipasi Lonjakan Pelamar THL Pemkot Bitung Walikota Lakukan Hal Ini

Pres Conference yang digelar di lantai IV Kantor Walikota Bitung. (Ist)

BITUNG (Gawai.co) – Animo calon pelamar Tenaga Harian Lepas (THL) di Pemerintahan Kota (Pemkot) Bitung, tak terbendung dan melebih dari kouta yang di butuhkan disetiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pasalnya dari kouta yang dibutuhkan sebanyak 1.233 THL yang dibutuhkan SKPD Pemkot Bitung, kini membludak hingga pada angka 15.000 calon pelamar.

Mensikapi akan lonjakan dan animo calon pelamar THL, Walikota Bitung Maurits Mantiri dan Wakil Walikota Hengky Honandar telah mengantisipasi akan animo dari para calon pelamar yang tak terakomodir.

“Pak Maurits dan Hengky telah mengantisipasinya, sehingga saat ini sengaja mengundang pihak Dinas Tenaga Kerja dan Perusahaan swasta maupun BUMN yang bermitra dengan Pemkot Bitung” ujar Kepala Badan Protokol Sekertariat Daerah Pemkot Bitung, Albert Sergius. Rabu (16/06).

Informasi tersebut disampaikan oleh Albert disaat pelaksanaan Pres Conference yang digelar di lantai IV kantor Walikota Bitung yang dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Bitung, Steven Suluh dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkot Bitung, Wenas Luntungan.

Dikesempatan yang sama, Kepala Disnaker Pemkot Bitung, Wenas Luntungan menyampaikan untuk menindaklanjuti akan animo calon pelamar THL, pihaknya akan bersinergi dengan beberapa perusahaan terkait dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal.

“Di Perda tersebut telah menegaskan dalam perekrutan tenaga kerja oleh perusahaan harus memenuhi 60 % tenaga kerja lokal. Selain itu perusahaan diwajibkan untuk mengadakan program magang serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dipekerjakan diperusahaan” tegas Luntungan.

Menurutnya, Pemkot Bitung melalui Disnaker telah bekerja sama dengan Badan Pekerja Migran untuk mefasilitasi program Tenaga Kerja Indonesia, bagi masyarakat Kota Bitung yang ingin berkerja di luar Negeri.

“Untuk menunjang akan program tersebut, masyarakat akan dibekali dan difasilitasi melalui pelatihan sesuai dengan kompetensi dari masing-masing masyarakat yang nantinya akan dibekali melalui Balai Pelatihan Tenaga Kerja” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *