Internet untuk Semua: Bupati Chyntia Angkat Ketimpangan Jaringan 20 Kampung Sitaro ke Pemprov

Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, berpartisipasi dalam Forum Akselerasi Infrastruktur Digital di Wisma Negara Bumi Beringin, Kamis (13/11/2025), dan berfoto bersama Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, serta Forkopimda dan kepala daerah se-Nusa Utara. (Foto: Dewi Muntia/Gawai.co)

SITARO (Gawai.co) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam memperjuangkan pemerataan layanan internet kembali ditegaskan melalui kehadiran Bupati Chyntia Kalangit dalam Forum Akselerasi Infrastruktur Digital yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Wisma Negara Bumi Beringin, Kamis (13/11/2025).

Dalam forum strategis tersebut, Bupati Chyntia membawa isu besar yang selama ini menjadi hambatan nyata masyarakat kepulauan: ketimpangan akses internet pada 83 kampung di Sitaro. Berdasarkan data terbaru, dari total kampung tersebut diantaranyac 63 kampung telah terkoneksi internet, 9 kampung sama sekali belum terkoneksi, dan 11 kampung hanya sebagian wilayahnya yang terjangkau jaringan.

Kesenjangan akses ini menjadi poin utama yang diperjuangkan Bupati Chyntia di tingkat provinsi, mengingat Sitaro memiliki 47 pulau dengan kondisi geografis yang menantang. Ia menegaskan bahwa tanpa dukungan infrastruktur digital yang memadai, masyarakat di kampung-kampung terpencil akan terus tertinggal dalam pendidikan, layanan publik, dan aktivitas ekonomi.

“Ini bukan sekadar jaringan. Ini tentang pemerataan kesempatan bagi seluruh masyarakat pulau. Setiap kampung harus mendapatkan hak yang sama dalam akses digital,” tegas Bupati Chyntia.

Forum bertajuk “Sinergi Pemerintah Daerah dan Industri dalam Pemerataan Akses Digital di Wilayah Kepulauan Provinsi Sulut” tersebut menjadi momentum krusial untuk membuka kembali jalur percepatan penuntasan blank spot, terutama di wilayah Karangetang, Mandolokang, dan Kolo-Kolo yang masuk kategori prioritas merah.

Sementara itu, Gubernur Yulius Selvanus Komaling menegaskan komitmen Pemprov Sulut untuk memperluas cakupan internet ke seluruh pulau-pulau, termasuk rencana penggunaan teknologi satelit yang mampu menjangkau daerah yang sulit dibangun menara atau kabel serat optik.

“Saya ingin masyarakat di pulau-pulau menikmati internet yang maksimal. Pemerataan ini harus menyentuh hingga titik terluar,” ungkapnya.

Teknologi satelit tersebut diharapkan dapat menjadi solusi cepat untuk 9 kampung yang belum terkoneksi dan 11 kampung yang masih memiliki area gelap jaringan, sehingga seluruh 83 kampung di Sitaro dapat memperoleh akses digital yang lebih setara.

Bupati Chyntia menyatakan kesiapan Kabupaten Sitaro untuk menindaklanjuti rekomendasi teknis yang dibahas, termasuk penyusunan roadmap digital baru yang lebih adaptif terhadap kondisi geografis kepulauan.

“Sitaro tidak boleh tertinggal. Tugas kami memperjuangkan, tugas negara memastikan kehadiran layanan digital sampai ke kampung-kampung terpencil,” jelasnya.

Turut mendampingi Sekretaris Daerah Danny D. Kondoj, Plt. Kadis Kominfo Indra Purukan, dan Kadiscapil Harold Kalangit. Forum ini memperkuat langkah nyata Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam memastikan transformasi digital bukan hanya wacana, tetapi benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat di 83 kampung yang tersebar di bumi Karangetang. (dew) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *