Editor/Pewarta: Martsindy Rasuh
TONDANO (Gawai.co) – Universitas Negeri Manado (UNIMA) menggelar Misa Natal dan Tahun Baru sebagai momentum refleksi iman, penguatan spiritual, serta perwujudan solidaritas kemanusiaan bagi seluruh sivitas akademika. Perayaan Ekaristi tersebut dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026), bertempat di Training Center Universitas Negeri Manado, dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan serta penghayatan mendalam.

Misa dipimpin oleh Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Rolly Untu, serta dihadiri oleh Rektor UNIMA Dr. Joseph Kambey, SE, Ak., MBA, jajaran pimpinan universitas, para undangan, dan sivitas akademika Universitas Negeri Manado.
Kehadiran seluruh unsur universitas menegaskan komitmen UNIMA dalam memelihara nilai-nilai spiritual sebagai fondasi kehidupan akademik yang humanis dan bermartabat.

Perayaan Misa Natal dan Tahun Baru UNIMA tahun ini mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Dan di atas semuanya itu, kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang menyempurnakan dan mempersatukan.”
Tema tersebut menjadi benang merah yang mengarahkan umat untuk merefleksikan kehadiran Allah sebagai sumber pengharapan, penguatan, dan kasih yang mempersatukan, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan kehidupan.

Salah satu momen paling menyentuh dalam perayaan ini terjadi ketika Mgr. Rolly Untu secara khusus memanjatkan doa bagi almarhumah Anthoineta Evia Maria Mangolo, serta bagi orang tua dan keluarga yang turut hadir dalam Misa.

Doa tersebut menjadi ekspresi nyata solidaritas iman dan empati institusional UNIMA, yang hadir tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai komunitas akademik yang menjunjung tinggi nilai kasih, kepedulian, dan kemanusiaan.

Melalui perayaan ini, UNIMA menegaskan bahwa Natal dan Tahun Baru tidak sekadar dimaknai sebagai peristiwa seremonial keagamaan, melainkan sebagai ruang refleksi bersama untuk memperkuat ikatan kekeluargaan, menumbuhkan harapan, serta meneguhkan komitmen membangun kehidupan akademik yang berlandaskan kasih, persatuan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. (Mrt)

















