SITARO (Gawai.co) – Keberhasilan kontingen panjat tebing Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) pada Porprov Sulawesi Utara ke-XII tahun 2025 kembali menegaskan bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan prestasi berkelanjutan.
Pada hari ketiga pelaksanaan Porprov, cabor panjat tebing Sitaro kembali memperlihatkan kualitasnya. Dua medali tambahan berhasil diamankan, satu perak dari nomor lead perorangan putra dan satu emas dari nomor boulder perorangan putri yang menjadi cerminan bahwa proses panjang pembinaan atlet mulai menunjukkan hasil nyata.
Di nomor lead putra, Ardan Harun tampil stabil dan menunjukkan kematangan teknik. Meski harus puas dengan medali perak, penampilannya dinilai sebagai salah satu yang paling berkarakter dalam kompetisi tersebut. Medali emas diraih atlet Sangihe, Jackson Mahino, sementara Refaldy Djurumudi dari Talaud memperoleh perunggu.
Keberhasilan juga datang dari nomor boulder putri. Christiani Alfa Mumu tampil tanpa keraguan dan berhasil mengamankan medali emas. Ia mengungguli Nova Amelia Marantika dari Kota Manado yang berada di posisi kedua, serta Laela Al Hadad dari Bolaang Mongondow Utara yang menempati posisi ketiga.
Manajer Kontingen Sitaro, Bob Wuaten, menekankan bahwa pencapaian ini bukan kebetulan. Menurutnya, medali yang dibawa pulang para atlet menjadi bukti bahwa Sitaro memiliki pola pembinaan yang jelas dan arah yang kuat.
“Daya juang dan potensi atlet terus berkembang. Prestasi ini memperlihatkan bahwa Sitaro bukan hanya ikut serta, tetapi mampu memberi warna di arena panjat tebing provinsi,” ungkap Bob, Rabu (19/11/2025).
Sementara itu, Ketua FPTI Sitaro James Tamo melihat capaian ini sebagai validasi atas program pembinaan berjenjang yang telah mereka jalankan selama bertahun-tahun.
“Kami membangun dari dasar, menyiapkan atlet sejak usia dini. Emas dan perak hari ini adalah hasil dari proses panjang itu. Kami bersyukur, tapi pembinaan tidak berhenti, target kami melahirkan lebih banyak atlet untuk masa depan,” katanya.
Dengan tambahan dua medali terbaru, panjat tebing semakin menguatkan dirinya sebagai salah satu penyumbang prestasi terbesar bagi Kabupaten Kepulauan Sitaro. “Total raihan sementara mencapai tiga emas dan dua perak, mempertegas posisi cabang olahraga ini sebagai tulang punggung perolehan medali Sitaro di Porprov 2025,” pungkasnya. (dew)

















