Pewarta: Reynaldi Tulong
Editor: Alfondswodi
SANGIHE (Gawai.co) — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memperkuat pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah melalui High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dirangkaikan dengan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), di Ballroom Tahuna Beach Hotel, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga serta mendorong transformasi layanan pemerintahan berbasis digital.
Menurut Bupati, pengendalian inflasi berdampak langsung pada daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, diperlukan langkah strategis, mulai dari penguatan distribusi kebutuhan pokok hingga kebijakan yang adaptif terhadap kondisi ekonomi daerah.
Selain itu, percepatan digitalisasi transaksi non-tunai melalui TP2DD dinilai krusial untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, khususnya di wilayah kepulauan.
“Digitalisasi menjadi solusi atas tantangan geografis Sangihe agar layanan publik lebih cepat, efisien, dan merata,” ujar Thungari.
Melalui pertemuan ini, Pemkab Sangihe berharap TPID dan TP2DD menghasilkan kebijakan terintegrasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.
High Level Meeting ini turut dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, Sekretaris Daerah Melanchthon Harry Wolff, Perwakilan Bank Indonesia Joko Supratikto, serta jajaran perangkat daerah terkait. (nal)

















