Buka Pagelaran Seni Budaya dan Bazar UMKM, Wolff: UMK Fondasi Utama Ekonomi Sangihe

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Melanchton Harry Wolff, ST., ME saat membawakan sambutan. (foto:istimewa)

Pewarta: Reynaldi Tulong

Editor: Alfondswodi
SANGIHE (Gawai.co) — Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Melanchton Harry Wolff, ST., ME., secara resmi membuka Pagelaran Seni Budaya Daerah dan Bazar UMKM yang digelar di Taman Kota Tahuna, Rabu (28/1/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Daerah Kepulauan Sangihe ke-601.

Dalam sambutannya, Wolff menegaskan bahwa Usaha Mikro dan Kecil (UMK) merupakan fondasi utama pergerakan ekonomi masyarakat serta elemen penting dalam mendorong ekonomi yang inklusif.

Meski kontribusi UMK terhadap perekonomian daerah saat ini masih relatif kecil, yakni sekitar 0,62 persen atau setara Rp34 miliar per tahun, namun pertumbuhannya menunjukkan tren yang terus meningkat.

“Berdasarkan perhitungan pertumbuhan tahunan, sektor UMK kini masuk dalam tiga besar lapangan usaha penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. Ini menjadi sinyal positif yang perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, baik koperasi dan UMK, pariwisata, maupun perangkat daerah lainnya,” ujar Wolff. Kamis (29/01/2026)

Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atas dukungan berkelanjutan terhadap berbagai program dan kegiatan pemerintah daerah. Penghargaan turut disampaikan kepada para pelaku UMK yang berpartisipasi aktif dalam bazar sebagai bagian dari perayaan HUT daerah.

Secara khusus, Wolff mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara atas dukungan dan kolaborasi melalui program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Program tersebut juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda lain, termasuk High Level Meeting bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia yang dijadwalkan pada 30 Januari 2025.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Masukan dan saran sangat kami harapkan demi pengembangan UMK yang lebih optimal ke depan,” tambahnya.

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Sekda Kepulauan Sangihe secara resmi membuka Bazar UMKM Tahun 2025 dalam rangka HUT Daerah ke-601.

Sementara itu, Analis Junior Bank Indonesia, Tasyafah Alysa, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan transaksi digital sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap penggunaan rupiah.

“Kami mengajak masyarakat untuk semakin cinta, bangga, dan paham rupiah, baik melalui transaksi tunai maupun nontunai. Melalui kampanye penggunaan QRIS dengan slogan Mari Jo Torang Pakai QRIS, kami ingin masyarakat semakin inklusif terhadap sistem pembayaran digital,” jelas Alysa.

Ia menambahkan, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperluas edukasi dan intervensi program di Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *