Olly Pantau Kesiapan Pemkab Minahasa Sambut Wakefest

Editor/Pewarta: Maher Kambey

TONDANO (Gawai.co) – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey didampingi sejumlah pejabat terkait beserta Penjabat Bupati Minahasa, Jemmy Kumendong dan Sekda Minahasa, Lynda Watania, memantau langsung kesiapan lokasi kegiatan yang dipusatkan di Tonsaru, Danau Tondano.

Gubernur memastikan event olahraga yang akan dilaksanakan ini akan sangat menunjang pariwisata di Provinsi Sulut.

“Panitia sudah persiapkan betul, lokasi sudah hampir final 100% kebersihan di tempat kegiatan, sejauh ini persiapan yang dilakukan sudah sangat baik,” ungkap Olly.

Dirinya juga mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir Danau Tondano untuk sama-sama menjaga kelestarian lingkungan di Danau Tondano.

Pj Bupati Minahasa, Jemmy Kumendong menyebutkan bahwa sebagai tuan rumah, pemerintah dan masyarakat Minahasa siap menyambut kedatangan peserta, ofisial rombongan dan turis dari dalam maupun luar daerah.

“Kami berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik,” ujar Bupati Kumendong yang juga menjabat Kepala BKD Sulut, pada Rabu (22/11/2023).

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Rio Dondokambey juga telah menyatakan kesiapan perhelatan Minahasa Wakefest 2023.

Selain olahraga ski air wakeboard, wakesurf, event skala internasional ini juga akan menampilkan festival budaya, wisata kuliner, souvenir dan hiburan.

Seperti disampaikan Direktur IWWF Asia, Paul Fong yang telah datang ke Sulawesi Utara sejak pekan lalu.

Dia memastikan lomba ski air, wakeboard dan wakesurf bakal diikuti sekitar 70 atlet terbaik dari sejumlah negara. Di antaranya Singapura Korea, Hongkong, Taiwan, Taipei, Jepang dan Indonesia. Juga akan hadir 15 panitia IWWF dan keluarga peserta.

Fong menjelaskan kegiatan ini bukan hanya menonjolkan olahraga airnya tapi juga mempromosikan keindahan alam Sulawesi Utara dalam hal ini Minahasa.

Pihaknya juga telah merekomendasikan kepada para atlit untuk menetap lebih lama dan melakukan aktivitas menyenangkan seperti diving, hiking dan aktivitas menarik lainnya.

Selain itu para atlet nantinya juga akan mempromosikan keindahan alam Danau Tondano dengan memposting kegiatan-kegiatan mereka selama mengikuti perlombaan melalui akun media sosial masing-masing.

“Para atlet ini akan menjadi brand ambassador untuk Minahasa,” ucap Paul Fong.

Meski tergolong olahraga ekstrem, namun dia memastikan pelaksanaan event ini telah dipersiapkan secara matang sehingga dipastikan aman. (Mhr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *