
Pewarta : Reynaldi Tulong
Sangihe, Gawai .co — Kabar gembira datang bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Satu unit mesin pembangkit listrik baru berkapasitas 800 kilowatt (KW) tiba di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Soataloara I Kecamatan Tahuna, Jumat (13/3/2026)
Kedatangan mesin tersebut dipantau langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari didampingi Wabup Tendris Bulahari. Ia menjelaskan bahwa mesin yang tiba merupakan bagian dari rencana pengadaan lima unit mesin baru dengan kapasitas masing-masing 800 KW.
“Hari ini sudah datang satu mesin. Total yang direncanakan ada lima unit dengan kapasitas 800 KW per mesin. Sementara mesin lainnya sudah berada di Pelabuhan Amurang dan tinggal menunggu kapal penyeberangan karena pengangkutannya menggunakan truk besar,” kata Thungari.
Menurutnya, dalam satu hingga dua minggu ke depan seluruh mesin tersebut diperkirakan sudah tiba di Sangihe. Mesin pembangkit yang didatangkan ini merupakan unit baru dengan sistem seperti kontainer sehingga pemasangannya relatif cepat.
“Mesin ini tidak perlu dibangun rumah mesin secara permanen. Bentuknya seperti kontainer, jadi setelah dibongkar tinggal sambungkan instalasi minyak dan kabel, langsung bisa beroperasi,” ujarnya.
Jika seluruh mesin telah terpasang, total tambahan daya listrik yang dihasilkan mencapai 4.000 KW. Jumlah tersebut diperkirakan mampu menambah sekitar 40 persen dari kebutuhan daya listrik di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Bupati berharap tambahan daya tersebut dapat mengakhiri pemadaman listrik bergilir yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.
“Dengan adanya surplus sekitar 40 persen ini, diharapkan tidak ada lagi pemadaman bergilir. Pemadaman mungkin hanya terjadi jika ada gangguan teknis seperti pohon tumbang atau cuaca ekstrem,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran mesin baru ini bukan sekadar menjadi kabar baik, namun harus dibarengi dengan peningkatan kinerja PLN dalam menjaga stabilitas listrik di daerah kepulauan tersebut.
“Kita tentu senang kalau pemadaman benar-benar berhenti di seluruh wilayah Sangihe. Bukan hanya senang karena mesin baru, tapi kita ingin melihat PLN bisa bekerja maksimal sehingga setidaknya selama satu tahun ke depan tidak ada pemadaman listrik,” tegasnya.
Rencananya, dari lima unit mesin yang akan didatangkan, tiga unit akan ditempatkan di Tahuna dan dua unit di wilayah Peta. Meski demikian, seluruh mesin tersebut mampu menopang kebutuhan listrik di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Thungari juga menyebut kedatangan mesin baru ini menjadi hal yang cukup istimewa bagi Sangihe. Pasalnya, selama ini Sangihe lebih sering menerima mesin pembangkit bekas dari daerah lain.
“Biasanya kita mendapat mesin bekas dari kabupaten atau kota lain. Ini pertama kalinya Sangihe mendapatkan mesin yang benar-benar baru,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya PLN terkendala kebijakan pengembangan energi terbarukan sehingga pengadaan mesin diesel baru sempat dibatasi. Namun kini kebijakan tersebut kembali dibuka untuk daerah kepulauan yang masih membutuhkan dukungan pembangkit diesel.
Selain itu, Bupati juga meminta PLN untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kecamatan terkait potensi gangguan jaringan listrik, khususnya pohon yang berada di sekitar jalur kabel listrik.
“Kami sudah meminta PLN untuk berkoordinasi dengan para camat jika ada pohon yang berpotensi mengganggu jaringan. Camat dan perangkat kampung harus turun langsung menemui pemilik lahan untuk melakukan komunikasi agar bisa dilakukan penanganan,” pungkasnya. (nal)











