Pewarta: Rendi Pontoh
Editor: Alfondswodi
BOLTARA (Gawai.co) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok di Pasar Boroko, Selasa (10/3/2026).
Sidak dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Boltara, dr. Jusnan C. Mokoginta, untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Idul Fitri.
Dalam peninjauan tersebut, tim memantau langsung harga sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, serta kebutuhan pangan lainnya yang biasanya mengalami peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan.
Selain itu, rombongan juga mengecek ketersediaan dan distribusi tabung LPG 3 kilogram di pasaran. Dari hasil sidak ditemukan harga LPG 3 kg di tingkat pengecer berkisar antara Rp40.000 hingga Rp60.000 per tabung, yang dinilai melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Sekda Boltara mengimbau para pengecer agar mematuhi ketentuan dalam penyaluran gas bersubsidi.
“Kami mengimbau agar LPG 3 kilogram tidak dijual di atas HET serta tidak mengambil pasokan di luar jalur resmi, karena gas ini diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak,” ujar Jusnan.
Ia menambahkan, sidak ini juga dilakukan untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan sesuai aturan serta mencegah potensi penyimpangan di lapangan.
Pemerintah daerah berharap melalui pemantauan ini stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga menjelang Idul Fitri. (rp)

















