Pewarta: Rendi Pontoh
Boltara — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) kembali menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan generasi muda. Hal itu ditandai dengan dibukanya secara resmi Jambore Pemuda Daerah 2025, yang digelar di Teras Cafe, Kawasan Wisata Pantai Batu Pinagut, Rabu (10/12). Bupati Boltara yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum, Dr. Hi. Abdul Nazarudin Maloho, yang sekaligus membuka kegiatan dan menyematkan kartu peserta sebagai tanda dimulainya agenda jambore dan workshop.
Mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Kepemudaan, Pembangunan Ekowisata Berbasis Pemuda,” kegiatan yang ddiselenggaraka Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Boltara ini dirangkaikan dengan Workshop Peningkatan Kapasitas Kepemudaan 2025. Seluruh rangkaian diarahkan untuk memperkuat peran pemuda sebagai kekuatan utama pembangunan daerah, khususnya di sektor ekowisata.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum, ditegaskan bahwa Jambore Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ruang strategis untuk memperkaya wawasan, menggali potensi diri, dan memperkuat kemampuan kepemimpinan generasi muda. Pemuda diingatkan agar tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila, menjunjung persatuan, dan terus menghidupkan semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan era digital dan globalisasi.
“Pemuda harus menjadi motor perubahan. Di tengah arus perkembangan zaman, pemuda wajib menjaga karakter bangsa, melestarikan kearifan lokal, dan menjadi agen yang mampu membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih baik,” demikian pesan Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan untuk aktif berperan dalam kegiatan sosial, membangun sinergi dengan pemerintah, serta berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, termasuk dalam pengembangan ekowisata yang menjadi potensi unggulan Boltara.
Sementara itu, Kepala Dispora Boltara melalui Kepala Bidang Kepemudaan, Fekiyandi Lasena, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, banyak anak muda Boltara memiliki potensi besar di bidang seni, sinematografi, hingga teknologi perangkat lunak dan keras — potensi yang perlu difasilitasi melalui wadah yang memadai.
“Pada 2026 nanti, kami menantang teman-teman pemuda agar lebih produktif. Wadah sudah kami sediakan, silakan berkreasi. Kami ingin pemuda Boltara tampil, dikenal, bahkan dipercaya mewakili daerah,” ujarnya.
Kegiatan Jambore Pemuda Daerah ini turut dihadiri Kepala Dispora Boltara, para narasumber, pimpinan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, komunitas, hingga karang taruna kecamatan. Seluruh peserta diharapkan menjadi penggerak utama dalam memajukan ekowisata dan memperkuat peran pemuda dalam pembangunan Boltara.
Dengan semangat kolaboratif dan visi besar pemberdayaan, Jambore Pemuda Daerah 2025 menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa generasi muda Boltara adalah pilar masa depan — kreatif, tangguh, dan siap membawa daerah lebih maju. (rp)

















