Pewarta : Rendi Pontoh
Editor : Misel Pontoh
Boroko – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar di ruang rapat Bupati, Senin, (8/10/25).
Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, yang menyampaikan 11 poin arahan penting terkait perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta langkah strategis pengendalian inflasi di daerah.
Dalam arahannya, Mendagri menekankan agar kepala daerah lebih aktif membangun komunikasi dengan Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga lintas agama melalui dialog maupun kegiatan doa bersama demi menjaga stabilitas keamanan. Selain itu, pemerintah daerah diminta untuk terus menggencarkan program pro rakyat seperti pasar murah dan bantuan sosial.
“Pemerintah daerah juga diimbau menunda kegiatan seremonial yang terkesan pemborosan, menghindari gaya hidup mewah, serta menunda seluruh rencana perjalanan ke luar negeri,” tegas Mendagri.
Arahan lainnya, kepala daerah di wilayah rawan diminta untuk selalu siaga di daerah masing-masing bersama Forkopimda, mempercepat perbaikan fasilitas yang rusak, menggunakan bahasa yang menenangkan dalam pernyataan publik, serta mengaktifkan kembali Siskamling RT/RW sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan.
Bupati, Dr. Sirajudin Lasena, menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti poin-poin penting yang disampaikan Mendagri. “Kami di daerah akan menyesuaikan langkah strategis, terutama pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas kamtibmas, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Turut hadir dalam Rakor tersebut, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda, Hi. Abdul Mutoh Daeng Mulisa, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Boltara.(rp)

















