Dilantik Ketua DPD GUKI, Idul Yasri Koyongkam: Panggilan Guru Kristen Bukan Sekadar Mengajar, Tetapi Menuntun Anak Didik Kepada Kristus

Proses Pelantikan DPD Guru Kristen GUKI Wilayah Sulawesi Utara Periode 2025-2028. (Foto: Istimewa)

Editor/Pewarta: Indra S. S. Ketangrejo

BOLMONG, (Gawai.co) – Panggilan menjadi seorang guru kristen bukan sekadar mengajar, tetapi menjadi terang yang menuntun setiap anak didik kepada Kristus.

Kalimat inspiratif ini diutarakan Idul Yasri Koyongkam, S.Pd., S.M., M.Th., AWP, QWP, CPS, CBFA, CPPS. Gr. saat dirinya dipercayakan menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Guru Kristen Indonesia (GUKI) Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) periode 2025-2028.

Diketahui, Idul Yasri Koyongkam yang merupakan guru di SMA Kristen Dumoga ini, resmi dilantik sebagai Ketua DPD GUKI Bolmong dan Bolmut periode 2025-2028, di Aula Silo Yayasan Eben Haezar Manado, Senin, 8 Desember 2025.

Menurut pria peraih tiga gelar akademik dan enam gelar profesi (guru, keuangan, publik speaking) di usia tiga puluh tahun itu, menjadi guru kristen, memenangkan jiwa melalui kesaksian hidup, menabur kebenaran Injil dalam setiap pelajaran, dan membimbing anak dididik bertumbuh sebagai murid yang berkarakter serupa dengan Kristus.

Ia menerangkan, di tangan seorang guru yang setia, pendidikan menjadi ladang pelayanan, kelas menjadi ruang pemuridan, dan setiap perjumpaan menjadi kesempatan menghadirkan kasih Allah yang mengubahkan.

“Dengan hati yang melayani dan hidup yang berintegritas, Guru Kristen dipakai Tuhan untuk membentuk generasi yang mengenal, mengasihi, dan menghidupi kehendak-Nya, tetapi juga menjadi kader-kader terbaik untuk membangun bangsa,” ucap Idul sembari berharap kiranya bisa berkolaborasi dengan semua guru dan bersama-sama membangun pendidikan Kristen di Indonesia.

Sementara itu, Ketua GUKI Pusat Wulanningrum, M.Pd. usai melantik Pengurus DPD Kabupaten/Kota Perkumpulan GUKI wilayah Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan, Perkumpulan GUKI merupakan organisasi profesi guru yang hadir untuk menjawab panggilan-Nya bagi pendidikan kristen di Indonesia.

“Visi GUKI menjadi komunitas pemersatu guru kristen Indonesia yang mengerjakan panggilan Allah untuk mewujudkan pendidikan nasional yang berkualitas dan berdampak bagi murid dan masadepannya. Adapun manfaat mengikuti Perkumpulan GUKI masing-masing guru mendapat kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri secara holistik, guru mendapat perlindungan hukum sesuai dengan azas keadilan, dan guru berkarya dalam iklim kolaborasi yang sehat dan membangun,” jelasnya. (Ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *