Bitung  

STBM Dua Saudara dan PT MSM/TTN Gelar “Safety Goes to Campus”, Perkuat Budaya K3 di Kalangan Mahasiswa

Ketua Yayasan STBM Dua Saudara Bitung saat membuka kegiatan Safety Goes to Campus bersama PT MSM/TTN. (foto:istimewa)

Editor/Pewarta: Alfondswodi

BITUNG (Gawai.co) — Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, STBM Dua Saudara Bitung berkolaborasi dengan PT MSM/TTN menggelar kegiatan bertajuk Safety Goes to Campus, Jumat (13/2/2026), di lingkungan kampus STBM Dua Saudara Bitung.

Kegiatan yang mengusung tema “Think Safe, Act Safe, Be Safe” ini diisi dengan sosialisasi dan simulasi keselamatan kerja bagi mahasiswa. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan generasi muda terhadap potensi risiko di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang disampaikan meliputi Bantuan Hidup Dasar (BHD), pengenalan bahaya kelistrikan (electrical hazard), serta simulasi tanggap darurat kebakaran. Peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teori, tetapi juga praktik langsung penanganan situasi darurat.

Salah satu staf PT MSM/TTN saat memberikan materi dikegiatan Safety Goes to Campus. (foto:istimewa)

Ketua Yayasan STBM Dua Saudara Bitung, Alfred Salindeho, mengapresiasi sinergi antara institusi pendidikan dan dunia industri dalam menghadirkan edukasi keselamatan kerja kepada mahasiswa.

“Kolaborasi ini penting untuk membangun kesadaran keselamatan kerja sejak dini, khususnya bagi mahasiswa yang nantinya akan terjun ke dunia kerja,” ujarnya saat membuka kegiatan diaula STBM Dua Saudara Bitung, diwilayah Kecamatan Madidir Kota Bitung.

Sementara itu, Ketua Tim Safety Goes to Campus PT MSM/TTN, Irma Wodi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan pemahaman budaya K3 di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, edukasi keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab industri, tetapi juga perlu ditanamkan melalui lembaga pendidikan agar penerapan K3 dapat berjalan konsisten di berbagai sektor.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme mahasiswa yang mengikuti setiap sesi simulasi. Melalui program ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri di Kota Bitung. (ayw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *