Editor/Pewarta: Alfondswodi
BITUNG (Gawai.co) – Program angkutan gratis bagi pelajar di Pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar – Randito Maringka (HHRM) melalui program “Angkutan Harmonis”, direncanakan kembali beroperasi pada April 2026 setelah sempat terhenti.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bitung, Oktavianus Kandoli, mengatakan rencana pengaktifan kembali program tersebut telah dilaporkan kepada pimpinan daerah dan mendapat respons positif.
“Perencanaan pengaktifan kembali program Angkutan Harmonis sudah kami laporkan ke pimpinan dan mendapat respons yang baik. Jika tidak ada kendala, April nanti akan kembali diluncurkan,” kata Kandoli kepada awak media usai rapat kerja bersama lintas Komisi DPRD Kota Bitung, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, program tersebut sebelumnya terhenti karena keterbatasan anggaran. Berdasarkan pengalaman pelaksanaan tahun sebelumnya, kebutuhan anggaran untuk operasional program dalam setahun diperkirakan mencapai sekitar Rp700 juta.
“Pengalaman tahun lalu sekitar Rp700 juta. Untuk tahun ini kebutuhannya kurang lebih sama,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam momentum satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bitung turut memberikan catatan kritis, salah satunya terkait penghentian sementara program angkutan gratis bagi pelajar tersebut.
Melalui anggota fraksi, Hevie Sumarrau, Fraksi PDI Perjuangan mendorong Pemerintah Kota Bitung agar melanjutkan kembali program tersebut karena dinilai sangat membantu masyarakat.
Menurutnya, banyak warga memberikan apresiasi terhadap program itu, terutama masyarakat di Pulau Lembeh yang merasakan langsung manfaatnya bagi para pelajar.
Sebagai informasi, program angkutan gratis bagi pelajar pertama kali diluncurkan pada masa kepemimpinan Wali Kota Maurits Mantiri bersama Dinas Perhubungan Kota Bitung pada awal 2024.
Program tersebut kemudian dilanjutkan oleh Wali Kota Hengky Honandar, yang kembali meluncurkannya pada Agustus 2025 sebelum akhirnya sempat terhenti pada awal tahun 2026. (ayw)

















