Editor/Pewarta: Alfondswodi
BITUNG (Gawai.co) — Kondisi jalan rusak berat di Kelurahan Batuputih Bawah dan Batuputih Atas, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, menuai sorotan publik. Kerusakan infrastruktur tersebut dinilai kontras dengan status wilayah itu sebagai kampung wisata berprestasi tingkat nasional. Minggu (22/2/2026)
Di tengah kebanggaan Kelurahan Batuputih Bawah yang berhasil menembus 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, kondisi jalan menuju kawasan tersebut justru memunculkan tanda tanya. Sejumlah titik ruas jalan mengalami kerusakan cukup parah, sementara kawasan ini setiap tahun menerima kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.
Data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Bitung mencatat, sebanyak 22,8 persen jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Bitung berada dalam kondisi rusak berat. Angka tersebut berbanding terbalik dengan upaya promosi pariwisata yang terus digaungkan pemerintah daerah.
Sudah Masuk Perencanaan, Belum Teranggarkan
Kepala Dinas PUTR Kota Bitung, Rizal Sompotan, saat dikonfirmasi awak media beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa ruas jalan di kawasan Batuputih telah masuk dalam dokumen perencanaan, namun belum terakomodasi dalam anggaran berjalan.
“Jalan itu sudah masuk dalam perencanaan, tetapi belum terakomodasi dalam anggaran. Kami menunggu perubahan anggaran,” ujar Rizal saat bersua dengan awak media pada beberapa waktu lalu.

Dilanalsir dari laman media sulawesion.com, rapat kerja bersama Komisi III DPRD Kota Bitung, Rizal memaparkan total panjang jalan yang menjadi kewenangan Pemkot Bitung mencapai 588,43 kilometer.
Dari total tersebut, 42 persen dalam kondisi baik (mulus), 18 persen rusak sedang, 16,33 persen rusak ringan, dan 22,8 persen rusak berat.
Ia juga menambahkan, untuk ruas jalan provinsi dari titik keluar jalan tol menuju pusat kota, perbaikan akan dilanjutkan tahun ini. Namun, berdasarkan koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional, pekerjaan difokuskan di dua kecamatan, yakni Madidir dan Girian.
PAD Rp100 Miliar, Jalan Rusak Jadi Sorotan
Kondisi jalan rusak berat ini turut menjadi perhatian masyarakat di tengah capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bitung yang disebut mencapai sekitar Rp100 miliar.
Sebagian warga mempertanyakan prioritas pembangunan infrastruktur, mengingat besarnya pendapatan daerah tersebut.
Sekretaris Daerah Kota Bitung, Rudy Theno, saat dikonfirmasi Sabtu (21/2/2026), menjelaskan bahwa PAD ratusan miliar tersebut digunakan untuk menyelesaikan kewajiban pemerintah sebelumnya.
“PAD ratusan miliar itu digunakan untuk menyelesaikan utang-utang sebelumnya, termasuk pembayaran BPJS Kesehatan, gaji perangkat lingkungan seperti Pala/RT, serta kewajiban kepada pihak ketiga,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan anggaran tersebut merupakan bagian dari penyehatan fiskal daerah.
Sekilas Kampung Wisata Batuputih
Kelurahan Batuputih Bawah, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, berhasil masuk 50 besar desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia.
Dari total 6.016 desa wisata yang mengikuti seleksi tingkat nasional, Batuputih Bawah lolos melalui sejumlah tahapan kurasi, mulai dari 500 besar, 300 besar, 100 besar, hingga akhirnya menembus 50 besar nasional.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi Pemerintah Kota Bitung untuk meningkatkan kualitas infrastruktur penunjang pariwisata, terutama akses jalan menuju kawasan kampung wisata. (ayw/*)

















