Bitung  

Buka Puasa Bersama, PDI Perjuangan Bitung Rawat Toleransi

Buka Puasa Bersama, PDI Perjuangan Bitung Pererat Toleransi dan Kebersamaan. (foto istimewa)

Editor/Pewarta: Alfondswodi
BITUNG (Gawai.co) – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan PDI Perjuangan Kota Bitung untuk mempererat kebersamaan lintas umat beragama. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan tokoh Muslim dan pengurus partai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Wakil Sekretaris Bidang Internal DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Fabian Kaloh, di Kelurahan Sagerat Weru Satu, Kecamatan Matuari, pada Senin (16/3/2026).

Buka puasa bersama ini turut dihadiri sejumlah tokoh Muslim di Kota Bitung, di antaranya mantan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bitung Ismail Djafar serta Imam Kusnadi. Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Jufry Naki hadir memberikan kuliah tujuh menit (kultum).

Dalam ceramahnya, Ustaz Jufry Naki mengapresiasi langkah PDI Perjuangan yang terus menjaga kebersamaan melalui kegiatan buka puasa bersama.

“Kami mengapresiasi kepedulian PDI Perjuangan dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta toleransi. Hal ini patut dicontoh,” ujarnya.

Sementara itu, Fabian Kaloh selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih kepada para tokoh Muslim yang telah hadir.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kami menggelar buka puasa bersama untuk menghormati teman-teman yang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini murni untuk merawat kebersamaan dan toleransi,” katanya.

Fabian menambahkan, kegiatan seperti ini telah menjadi agenda rutin tahunan PDI Perjuangan sebagai wujud komitmen menjaga solidaritas dan persatuan antar sesama anak bangsa.

Hal senada disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Bitung, Geraldi Mantiri. Ia menegaskan partainya selalu menghargai keberagaman yang ada di masyarakat.

“Melalui momentum Ramadan ini, kami belajar tentang pengendalian diri dari teman-teman Muslim. Nilai tersebut penting untuk memperkuat kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat,” ujarnya. (ayw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *