Pewarta: Michelle de Jonker
Editor: Alfondswodi
SULUT, (Gawai.co) – Antusiasme warga mengikuti program ramah lingkungan bertajuk HIKMAH – Hijaukan Ramadhan Berkah tetap tinggi meski hujan deras disertai angin barat melanda Kota Manado, Sabtu (7/3/2026) malam.
Program yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara ini mengajak masyarakat mengurangi limbah plastik dengan menukarkan lima botol plastik bekas air mineral untuk mendapatkan voucher makan dan minum senilai Rp25.000.
Voucher tersebut dapat digunakan saat berbuka puasa di area UMKM pada Hijrah Sulut Fest 2026 di kawasan Megamas.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Joko Supratikto, mengatakan program HIKMAH merupakan upaya mendorong kepedulian lingkungan sekaligus mendukung pemberdayaan UMKM selama bulan Ramadhan.
“Melalui program ini masyarakat cukup menukarkan lima botol plastik bekas untuk mendapatkan voucher makan yang bisa digunakan di tenant UMKM yang berpartisipasi,” ujar Joko.
Ia menambahkan, pihaknya menargetkan 4.000 botol plastik dapat terkumpul selama pelaksanaan program tersebut.
“Botol plastik yang terkumpul akan dikelola bersama WANUA (Wirausaha Unggulan Sulawesi Utara), yakni Bank Sampah Induk Likupang, untuk diolah menjadi produk dekorasi rumah yang memiliki nilai jual,” jelasnya.
Di lokasi kegiatan, warga terlihat tetap berdatangan meski hujan dan angin cukup kencang. Mereka membawa botol plastik bekas untuk ditukarkan dengan voucher makan yang dapat digunakan di puluhan tenant UMKM.
Salah satu warga Minahasa Utara, Andi, mengaku sudah mengumpulkan botol plastik bekas dari rumah sejak beberapa hari sebelumnya agar bisa mengikuti program tersebut.
“Siapa yang tidak mau dapat makan gratis? Saya sudah kumpulkan botol bekas dari rumah beberapa hari lalu supaya bisa ditukarkan hari ini. Walaupun hujan dan angin, saya tetap datang,” ujar Andi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Linda Raihanda Ibrahim mengatakan kegiatan ini cukup menarik minat masyarakat yang ingin berbuka puasa sekaligus berkontribusi mengurangi limbah plastik.
“Cukup membawa lima botol plastik bekas air mineral dan mengisi data di Google Form, masyarakat sudah bisa mendapatkan voucher makan dan minum senilai Rp25.000 yang dapat digunakan di 44 tenant UMKM,” katanya.
Program ini berlangsung hingga 15 Maret 2026. Setiap hari ratusan botol plastik berhasil dikumpulkan dari masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. (mdj)

















