Minut  

Kecelakaan Maut Renggut Dua Nyawa, PT SMA Jadi Sorotan Polisi Lakukan Investigasi

Salah satu site (open pit) PT MSM/TTN Likupang. (foto : istimewa)

Editor/Pewarta: Alfondswodi

MINUT (Gawai.co) – Duka menyelimuti dunia pertambangan di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara. Dua karyawan PT Samudera Mulia Abadi (SMA) site Toka Tindung dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di area perkebunan Marwuwung, Minggu (21/12/2025).

Kedua korban diketahui baru sekitar sepekan bekerja di PT SMA sebagai operator dan helper unit fuel truck yang beroperasi di wilayah tambang PT MSM/TTN.

External Relations Department Head PT MSM/TTN, Hery Rumondor, membenarkan peristiwa tersebut.

“Dalam insiden ini, satu operator dan satu helper fuel truck milik PT SMA meninggal dunia,” ujarnya.

Korban masing-masing berinisial Kevin Sani Kamea, warga Kelurahan Batuputih Atas, dan Jeferson Lumonong, warga Kelurahan Pinokalan.

Terkait penyebab kecelakaan, Rumondor menyampaikan bahwa pihak perusahaan masih melakukan investigasi internal.

“Kami masih melakukan investigasi,” singkatnya.

Sementara itu, Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Djabar melalui Kasi Humas Ipda Iskandar Mokoagouw mengatakan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Masih dalam proses lidik dan menunggu hasil pemeriksaan,” jelasnya melalui pesan elektronik.

Hingga berita ini diterbitkan, PT Samudera Mulia Abadi (SMA) selaku perusahaan tempat kedua korban bekerja belum memberikan keterangan resmi. Juru bicara perusahaan, Victor Sundah, belum merespons konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp. (ayw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *