Bupati Sangihe Thungari Resmikan Teluk Tahuna Food Park

Pewarta: Reynaldi Tulong

SANGIHE (Gawai.co) -– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe resmi mengaktifkan kembali salah satu aset daerah yang sempat terbengkalai dengan meresmikan sentra kuliner Teluk Tahuna Food Park di Kelurahan Sawang Bendar, Kamis (24/7/2025).

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dan dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, Ketua DPRD Ferdy Sondakh, Ketua TP-PKK Chery Soeyounus, unsur Forkopimda, serta tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Thungari menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab untuk mengelola dan memanfaatkan aset-aset daerah secara optimal.

Sentra kuliner ini, menurutnya, sempat lama terbengkalai dan tidak memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sentra kuliner ini adalah salah satu aset yang sudah lama terbiar. Tapi dengan kerja sama dan kolaborasi yang baik, akhirnya kita bisa bangkitkan kembali. Nilai potensi PAD dari lokasi ini mencapai sekitar Rp70 juta, dan ini menjadi peluang besar bagi kita,” ungkap Thungari.

Bupati juga menjelaskan bahwa pemkab memberi prioritas kepada investor lokal, dalam hal ini Hayana Group, untuk mengelola lokasi tersebut.
Keputusan ini didasarkan pada tiga pertimbangan utama, ketahanan pengusaha lokal terhadap fluktuasi pengunjung, perputaran uang yang tetap berada di daerah, serta pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

“Dengan hadirnya Ayana Group, sudah ada sekitar 20 tenaga kerja lokal yang direkrut. Ini tentu mengurangi pengangguran dan kemiskinan di daerah,” kata Thungari.

Dirinya menambahkan, keberadaan Teluk Tahuna Food Park juga menjadi pelengkap sektor pariwisata Sangihe.
Dengan lokasinya yang strategis di pusat kota, tempat ini diharapkan menjadi destinasi kuliner sekaligus lokasi bersantai yang representatif bagi tamu dari luar daerah.

“Sering kali tamu dari luar datang ke Tahuna tapi tidak punya banyak waktu. Mereka butuh tempat makan dan bersantai yang nyaman dan mudah dijangkau. Tempat ini akan menjawab kebutuhan itu,” ujar Bupati.

Thungari pun meminta dukungan penuh dari camat, lurah, dan masyarakat sekitar untuk turut menjaga kebersihan, keamanan, dan kerapian fasilitas tersebut.

Bahwa masih banyak aset daerah lain yang belum termanfaatkan secara maksimal dan kini sedang dalam proses penawaran kepada investor, seperti kolam Pesona di Kolongan, Pantai Panawareng, dan Pasar Trikora lantai 3.

“Upaya ini bukan hanya soal PAD, tapi tentang bagaimana kita bisa mengelola potensi daerah secara bijak, tanpa membebani masyarakat lewat retribusi atau pajak yang memberatkan,” jelasnya.

Bupati juga mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung terwujudnya sentra kuliner ini, mulai dari Dinas Perikanan, Dinas Perizinan, hingga Hayana Group yang telah menyulap area ini menjadi kawasan yang lebih menarik dan representatif.

Menutup sambutannya, Bupati Thungari mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kolaboratif demi pembangunan Sangihe yang lebih baik. (nal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *