Pelatihan Digital Enterpreneuship Academy, Hengky: Gerbang Pemulihan Ekonomi

Penulis: AlfondswodiEditor: Redaksi
  • Bagikan
Wakil Walikota Bitung saat membuka pelaksanaan Pelatihan Digital yang bertajuk ‘Bangkit Ditengah Pandemj’. (Ist)

BITUNG (Gawai.co) – Kolaborasi Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kominfo Manado bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, mengelar pelatihan Digital Enterpreneurship Academy dalam hal pengelolaan keuangan digital.

Pelatihan yang bertajuk ‘Bangkit Ditengah Pandemi’ yang digelar di salah satu hotel di wilayah Kecamatan Maesa, dibuka secara langsung oleh Wakil Walikota Bitung, Hengky Honandar. Selasa (23/11).

Dalam sambutannya Wakil Walikota Bitung, menyampaikan, salah satu program dan agenda utama Pemerintahan Maurits-Hengky adalah transformasi digital.

“Tujuannya, untuk mendorong UMKM Go Digital yaitu peningkatan literasi digital, kapasitas dan kualitas usaha serta perluasan pasar digital. Sebagai gerbang dalam percepatan pemulihan ekonomi dan mendorong kebangkitan UMKM di Indonesia, khususnya Kota Bitung, semakin kuat dan berdaya saing” kata Hengky.

Menurutnya, di era ekonomi yang tak menentu diakibatkan oleh terpaan pandemi covid-19, sarat akan perubahan serta sangat dinamis, kompleks dan ambigu atau sering dikenal dengan VUCA (Volatility, Uncertainy, Complexity dan Ambiguity).

“Dibutuhkan kesadaran atau awareness terhadap berbagai probabilitas aktivitas bisnis di Masa depan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat membantu mengarahkan setiap wirausaha dalam memasuki era digital, agar mampu membuat rencana bisnis yang strategis dalam pengelolaan UMKM secara digital” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPSDMP Kominfo Manado, Darsa Jaya Hedar menyampaikan Terima kasih kepada wali kota dan wakil wali kota yang sudah mensupport, sehingga pelaksanaan kegiatan bisa terlaksana.

Selain itu, Darsa pun menyampaikan Kota Bitung, merupakan salah satu kota yang terpilih dalam pelaksanaan pelatihan tersebut dari 40 provinsi se-Indonesia.

“Tentunya ini terlepas dari pengamatan kami dan respon bapak wali kota dan wakil wali kota serta OPD dan stafnya untuk pembangun SDM yang ada di Kota Bitung” ujar Darsa.

Yang jelas kata dia, tujuan pihaknya bagaimana memeratakan sumber daya manusia di masa pandemi khususnya UMKM.

“Kita patut bersyukur kepada tuhan karena berkata bapak wali kota, kita tidak perlu membayar apapun untuk mengikuti pelatihan ini. Untuk Kota Bitung ada lima ribu sampai sepuluh ribu peserta pelatihan yang bisa diikuti oleh ASN dan masyarakat hingga tahun 2022” katanya. (***)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.