Sulut Bakal Miliki Fasilitas Insoman Pasien Covid-19 Terapung, Maurits-Hengky Tinjau KM Tatamailau

Penulis: AlfondswodiEditor: Redaksi
  • Bagikan
Walikota dan Wakil Walikota bersama unsur Forkopimda Kota Bitung saat melakukan peninjauan fasilitas KM Tatamailau. (Ist)

BITUNG (Gawai.co) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, melalui Walikota Maurits Mantiri dan Wakil Walikota Hengky Honandar, bersama unsur Forkopimda melakukan pengecetan fasilitas KM Tatamailau, yang akan di gunakan sebagai tempat Isolasi Mandiri (Insoman) bagi warga Kota Bitung yang terindikasi covid-19.

Dalam sambutannya Walikota Bitung, Maurits Mantiri menyampaikan sebelumnya dirinya bersama dengan Wakil Walikota dan sejumlah jajaran Pemkot Bitung telah melakukan koordinasi melalui, rapat bersama Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub RI, Ir R Agus H Purnomo, via zoom meeting.

Rapat tersebut, menurut Walikota Bitung sengaja untuk membahas terkait rencana penggunaan sejumlah Kapal milik Pelni, untuk dijadikan fasilitas Insoman bagi pasien Covid-19.

“Kami membahas tentang rencana penggunaan kapal KM Tatamailau dan satu kapal milik Pelni lainnya, untuk dijadikan salah satu fasilitas bagi warga yang akan menjalankan Insoman dan ini anak menjadi tempat Insoman terapung pasien Covid-19 untuk Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Manado” ungkap Maurits. Kamis (29/07).

Maurits yang saat itu di dampingi oleh Wakil Walikota dan sejumlah unsur Forkopimda Kota Bitung, menyampaikan, akan rencana atau ide untuk menggunakan kapal milik Pelni ini, tersua di saat Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey meninjau Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Rusunawa diwilayah Kecamatan Matuari – Kota Bitung.

“Pak Gubernur langsung menghubungi Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi dan meminta menyiapkan kapal Pelni sebagai tempat Isoman terapung pasien COVID-19,” beber Walikota Bitung.

Permintaan Gubernur Sulut, tersebut langsung di respon oleh Menteri Perhubugan dan menyatakan Kementerian Perhubungan siap mefasilitasi dan membantu untuk di jadikan Kapal Pelni sebagai tempat Insoman pasien Covid-19 terapung.

“Pak Menteri langsung mendelegasikan Dirjen Perhubungan Laut, PT Pelni dan jajaran lainnya menggelar rapat koordinasi virtual lewat zoom meeting Rabu malam terkait permintaan Pak Gubernur,” bebernya kembali.

Usai melakukan peninjauan akan fasilitas kapal milik Pelni, Walikota dan Wakil Walikota Bitung, langsung berdiskusi untuk mengatur terkait dengan penggunaan dan pemanfaatan tempat tidur di atas kapal, agar benar-benar dimaksimalkan untuk di jadikan tempat Insoman.

“Setelah kami memantau dan meninjau, untuk sarana dan prasarana atau Sarpras sudah siap. Sarprasnya oleh Pelni, tinggal menyesuaikan penggunaan tempat agar sesuai dengan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Turut hadir meninjau KM Tatamailau, GM Pelindo IV Persero, Ramdan Kyai Demak, Plh Kepala Cabang PT Pelni Bitung, Teguh Harisetiadi, Plh Kepala KSOP Bitung, Sutiyono, Kapolres Bitung AKBP Indrapramana H SIK, Komandan Guskamla Koarmada II, Laksamana Pertama TNI I Gung Putu Alit Jaya SH MSi, Kepala BPBD Pemkot Bitung, Robert Rudy Wongkar dan Plt Kepala Dinas Keseharan Pemkot Bitung, dr Piter Lumingkewas.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *